SuaraJakarta.id - Pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah di masjid di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) berpotensi ditiadakan. Ini lantaran kasus COVID-19 di Tangsel yang meningkat.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tangsel, Heli Slamet mengatakan, Salat Idul Adha di masjid berpotensi ditiadakan jika Tangsel masuk zona merah COVID-19 atau zona oranye.
Hal itu, kata Slamet, mengacu pada Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban tahun 1442 Hijriah/2021 masehi.
"Kita mengacu pada SE Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021, untuk Idul Adha kemungkinannya kita misalnya kalau Tangsel masih zona merah atau oranye, kemungkinan untuk Salat Idul Adha ditiadakan," kata dia, Kamis (24/6/2021).
Slamet menerangkan, dalam SE tersebut di Pasal D 2 mengatur bahwa, pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah di masjid di wilayah zona merah dan oranye COVID-19 ditiadakan. Sementara untuk di zona aman COVID-19 tetap diperbolehkan.
"Kemungkinannya kalau kita zona merah atau oranye kemungkinan Tangsel itu salat Idul Adha-nya di rumah," terang Slamet.
Sementara itu, soal pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, pihaknya menyarankan warga agar melakukan di rumah pemotongan hewan (RPH).
Kalaupun tetap dilaksanakan di area masjid, lanjut Slamet, maka harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Kurban direkomendasikan pemotongannya di RPH. Kemudian kalau kapasitasnya tidak memungkinkan, di sekitar masjid dengan protokol kesehatan ketat," ungkap Slamet.
Baca Juga: Dikepung Massa, Maling Motor di Tangsel Terjun ke Kali Angke dan Hilang
Dia meminta, panitia kurban dapat meminimalisir kerumunan. Mulai dari mengurangi jumlah panitia hingga meminta warga agar tak menonton pemotongan hewan qurban.
"Panitianya diminimalisir. Yang dioptimalkan yang berkepentingan saja. Prokesnya harus terjaga. Jadi kita tetap menghindari kontak berkerumun. Termasuk di lokasi pencincangan jangan sampai ada yang menonton," papar Slamet.
Slamet yang juga menjabat Kabag Kesra Pemkot Tangsel itu meminta, agar pembagian daging kurban diantar langsung ke warga.
"Distribusi dagingnya diantar langsung ke penerima. Panitia bisa saja mengantarkan ke RT, RT yang nanti mendistribusikan. Jadi nanti pak RT yang berkeliling. Kami berharap ke panitia menerapkan prokes ketat. Insya Allah bisa, tahun lalu juga bisa," bebernya.
Meski begitu, soal pelaksanaan Idul Adha dan Kurban, pihaknya masih menunggu Surat Edaran Wali Kota Tangsel.
"Saat ini kita masih menunggu SE Wali Kota. Tapi prinsipnya kita mengacu pada SE Menteri Agama, salat Idul Adha di masjid atau lapangan terbuka di zona merah atau oranye ditiadakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
-
Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami
-
Biasa Kalem, Bryan Domani Kini Tampil Brutal Jadi Mesin Pembunuh di Film Zona Merah
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Launching iphone 17e di Blibli, Ini Dia Review dan Spesifikasinya
-
Rekomendasi Tempat Libur Panjang Seru Bersama Keluarga di Jakarta
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Budget Rp500 Ribuan? Ini 5 Kombinasi Sepatu Lari dan Kaus Kaki Lokal Paling Stylish