SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tren warga yang meninggal saat isolasi mandiri (isoman) menurun. Ini seiring melandainya kasus aktif COVID-19 di Jakarta.
Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id per Sabtu (31/7/2021), kasus aktif COVID-19 di Jakarta kini mencapai 17.850 orang.
"Tren fatalitas isoman saat ini menurun jadi kurang dari lima sehari, setelah sebelumnya pernah sampai 75 kematian sehari. Jadi, kita menyaksikan penurunan," kata Anies dalam rekaman videonya, Sabtu (31/7/2021).
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, rata-rata yang menjalani isoman adalah mereka yang tergolong orang tanpa gejala (OTG).
Namun dalam beberapa hari yang lalu sempat terjadi beberapa peningkatan yang cukup signifikan.
Akhirnya, kata Riza, setelah dilakukan evaluasi, pihaknya mengimbau yang melakukan isolasi mandiri tidak melakukannya di rumah, tetapi semaksimal mungkin melakukannya di tempat-tempat yang Pemprov DKI Jakarta siapkan.
"Terkecuali bagi yang betul-betul memenuhi syarat dan koordinasinya berjalan dengan baik dengan aparat, Satgas dan Puskesmas di wilayahnya masing-masing," ujar Riza.
Sebelumnya, ia juga mendorong warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya pindah ke fasilitas isolasi yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Tentu kami mendorong agar mereka kalau mau, lebih aman pindah ke fasilitas yang disediakan Pemprov DKI Jakarta," kata Riza saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/7) malam.
Baca Juga: Anies Izinkan Kantor Non Esensial Beroperasi, Syaratnya Pegawai Sudah Divaksin
Terlebih, lanjut Riza, bagi masyarakat yang rumah atau tempat isolasi mandirinya tidak memungkinkan untuk menunjang dilakukan isolasi mandiri.
"Bagi yang rumahnya tidak menunjang, tentu tidak diperbolehkan. Yang rumah atau tempat isomannya tidak menunjang, kami minta pindah ke tempat yang kami sediakan," tutur Riza.
Saat ini, tambah Riza, Pemprov telah menyediakan 184 lokasi isolasi di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta dengan kapasitas untuk 26.134 orang.
"Ini masih banyak yang belum terisi, masyarakat masih banyak yang menggunakan rumah masing-masing untuk tempat isolasi," tutur dia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya meningkatkan kapasitas jumlah dan lokasi isolasi COVID-19 di Jakarta hingga total seluruhnya bisa menampung hingga 26.134 orang di 184 lokasi isolasi.
Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 891 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Isolasi dan Standar Operasional Prosedur Pengelolaan Lokasi Isolasi dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
Berita Terkait
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
-
Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri
-
Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
-
Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal