SuaraJakarta.id - Diduga desakan ekonomi, DGA (24) seorang bekas pengemudi taksi online nekat menjadi kurir narkoba dengan bayaran menggiurkan. Atas perbuatannya, ia terancam hukuman seumur hidup dan denda Rp10 miliar.
Dalam konfrensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, DGA mengaku sebelumnya bekerja sebagai supir taksi online. Namun pekerjaan itu ditinggalkannya sekitar 6 bulan lalu.
"Sudah menganggur sekitar 6 bulan, karena kebutuhan (ekonomi)" kata DGA, Kamis (12/8/2021).
DGA ditangkap saat melakukan transaksi di pinggir jalan kawasan Bogor, Jawa Barat pada 5 Agustus lalu. Dari tangannya diamankan sabu sebanyak 2,1 kilogram dengan nilai Rp2 miliar.
Wakil Kapolres Jakbar AKBP Bismo Teguh mengatakan, DGA dibayar Rp5 juta untuk setiap kali mengantarkan sabu seberat 1 kilogram.
"Dia mendapatkan upah sebesar Rp5 juta per satu kilogram dari saudara ME sebagai bos atau pengendali tersangka," ungkap Bismo.
Selama menjadi kurir narkoba, DGA sudah bertransaksi sebanyak 6 kali di kawasan Jakarta dan Bogor.
DGA memperoleh barang haram itu dari seorang berinisial MA di Serang, Banten. MA sendiri juga dikendalikan seorang pria berinisial ME.
Kekinian MA dan ME berstatus borun atau masih dalam proses pengejaran kepolisian.
Baca Juga: Polres Jakbar Tangkap Kurir Narkoba, Bawa 2 Kg Sabu Senilai Rp 2 Miliar
"Berdasarkan keterangan tersangka bahwa narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari saudara MA yaitu selaku kurir atas arahan dari saudara ME," ujar Bismo.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang tentang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup dan denda paling banyak Rp 10 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?