SuaraJakarta.id - Di masa pandemi saat ini, setiap orang pastinya menghindari dari paparan COVID-19. Sebab, dampaknya bukan hanya penderita yang merasakan, tapi juga orang di sekelilingnya.
Jika salah satu anggota keluarga terinfeksi COVID-19 tentu bisa sangat mengkhawatirkan dan membuat stres.
Namun usahakan tetap tenang dan jangan panik!
Berikut lima langkah yang bisa dilakukan bila salah satu anggota keluarga terinfeksi COVID-19, dikutip dari infografis yang diunggah akun resmi Instagram Badan Layanan Umum Daerah Jakarta Smart City.
Jika Anggota keluarga mengalami gejala awal seperti demam dan batuk, segera lakukan isolasi mandiri.
Tetap gunakan masker di dalam rumah, dan hindari kontak dengan orang lain.
2. Lakukan Tes COVID-19
Segera jadwalkan tes PCR di fasilitas kesehatan terdekat.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 26 Agustus: Positif 574, Sembuh 1.031, Meninggal 2
Sembari menunggu, tetap terapkan protokol kesehatan ketat dan selalu pantau kondisi anggota keluarga yang terinfeksi.
3. Lapor ke Puskesmas dan Kabari Orang yang Kontak Erat
Kamu wajib melaporkan anggota keluarga yang terinfeksi ke Puskesmas terdekat agar dapat dirujuk ke lokasi isolasi terkendali.
Jika sempat kontak erat dengan orang lain, kamu juga wajib mengabari mereka.
4. Berikan Dukungan
Kamu bisa memberi dukungan pada anggota keluarga yang terinfeksi agar kondisinya segera membaik.
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal