SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa izin mendirikan bangunan/IMB kawasan Kampung Tanah Merah Jakarta Utara merupakan penertiban perizinan berbentuk kawasan yang pertama kali di Indonesia.
"Izin mendirikan bangunan sebagai satu kawasan. Bukan diberikan per bangunan tapi diberikan per Rukun Tetangga (RT), satu RT dalam satu kawasan ini pertama kali di Indonesia ada IMB berbentuk kawasan," kata Anies dalam sambutannya di Kampung Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (16/10/2021).
Pada kesempatan itu, Anies menyerahkan secara simbolis sertifikat izin mendirikan bangunan kawasan kepada belasan perwakilan warga Kampung Tanah Merah.
IMB kawasan tersebut, kata Anies, merupakan solusi dari Pemprov DKI atas persoalan masyarakat yang menghadapi kesulitan mengakses berbagai perizinan bangunan.
"Ini adalah jalan tengah yang kita ambil untuk menyelesaikan masalah bangunan yang berada di tanah yang status legalnya belum tuntas tapi mereka faktanya ada disini sudah puluhan tahun," ungkap Anies.
Anies mengungkapkan Pemprov DKI bekerja, berdiskusi mencari solusi sehingga muncul ide IMB untuk satu kawasan. Pada kesempatan itu, Anies Baswedan meresmikan sejumlah infrastruktur di Kampung Tanah Merah yakni, saluran air, surat izin membangun bangunan hingga jembatan Kali Betik.
"Itulah sebabnya disusunlah program untuk memastikan yang dibutuhkan terpenuhi dan Alhamdulillah hari ini tepat empat tahun kami bertugas Alhamdulillah janji itu kita tunaikan di Tanah Merah ini," ucap Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan penyediaan fasilitas tersebut merupakan harapan warga Jakarta yang menginginkan kebutuhan dasar yang layak. Karena itu, lanjutnya, Pemprov DKI menyusun program untuk kebutuhan layak bagi warga, salah satunya infrastruktur Kampung Tanah Merah ini.
"Alhamdulillah sekarang ini warga di Tanah Merah sudah mendapatkan air bersih lewat pipa untuk disalurkan ke rumah-rumah yang ada di Tanah Merah," tuturnya.
Baca Juga: Wajib Dicatat! Aturan Ganjil Genap di Jakarta Kembali Berubah
Anies berharap pembangunan infrastruktur yang saat ini masih berjalan akan tuntas dalam waktu sesuai target dan cakupannya bisa diperluas sehingga dapat menyentuh kebutuhan semua warga di wilayah tersebut.
"Saat ini sudah terpasang pipa sepanjang 35 kilometer di kawasan Tanah Merah. Nantinya akan tercapai total sekitar 4.600 pelanggan yang nantinya akan tersambung semuanya. Pada Saat ini sudah sampai angka 1200 an," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas