SuaraJakarta.id - Polres Tangerang Selatan menangkap seorang pria berinisial SPS (25) terkait dugaan tindak penipuan dengan mencatut nama sejumlah pejabat. Salah satunya nama Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin.
Tersangka juga mencatut nama sejumlah pejabat di Kementerian dan TNI. SPS ditangkap di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, yang masih masuk wilayah hukum Polres Tangsel.
"Pelaku juga mencatut nama pejabat lain atas nama Dandim dan Kementerian. Korbannya juga sudah ada beberapa yang laporan. Motif dia ekonomi aja mencari uang," kata Iman ditemui di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (24/11/2021).
Iman menjelaskan, modus penipuan yang dilakukan pelaku yakni dengan mengaku sebagai Kapolres Tangsel melalui pesan WhatsApp.
"Pelaku menggunakan nama dan foto pejabat yang dicatut. Salah satunya dia pakai foto saya untuk meminta uang ke korban," ungkapnya.
Aksi ini dikatakan Iman sudah dilakukan pelaku selama beberapa kali. Dalam aksinya, SPS meminta uang kepada korban dengan nominal hingga ratusan juta rupiah.
"Nominal uang yang diminta ke korban bervariasi, antara Rp 4 juta hingga Rp 164 juta. Dia meminta korban uang tersebut ditransfer. Lengkapnya akan kita ungkap saat rilis nanti," paparnya.
Diberitakan sebelumnya, nama Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin dicatut oleh seorang oknum untuk meminta uang kepada salah seorang warga Pamulang.
Korban diketahui berinisial T. Kabar tersebut ramai di internal kepolisian di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, termasuk salah satunya di Polsek Pamulang.
Baca Juga: Wali Kota Minta Warga Tangsel Tak Berlebihan Rayakan Nataru: Ancaman COVID-19 Masih Nyata
T dimintai oleh oknum mengaku Kapolres Tangsel sebesar Rp 1 juta. Tetapi, belum diketahui soal kronologis soal pencatutan nama Kapolres Tangsel tersebut.
Informasi semula, oknum yang mencatut nama Kapolres Tangsel berhasil diamankan oleh Polsek Pagedangan.
Kanitreskrim Polsek Pagedangan, Ipda Hambali mengatakan, penangkapan oknum yang mencatut nama Kapolres Tangsel itu bukan di wilayahnya.
"Bukan di wilayah kita, tapi diamankan di Polsek Kelapa Dua," katanya saat dikonfirmasi SuaraJakarta.id, Senin (22/11/2021).
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kelapa Dua Iptu Hitler Napitupulu membenarkan soal penangkapan itu. Tetapi, dirinya enggan memberikan keterangan soal kasus tersebut.
"Langsung ke Kapolres aja komentarnya," singkatnya.
Berita Terkait
-
Top 5 SuaraJakarta: Arteria Dahlan vs Anak Jenderal, Bandar Narkoba Tabrak Polisi Dibekuk
-
Korban Bertambah, Putri Nia Daniaty Dilaporkan Lagi Atas Dugaan Penipuan
-
Lagi, Warga Sekolah di Tangsel Positif COVID-19 Bertambah, 5 Masih Isoman
-
Tuntut UMK Tangsel 2022 Naik 10 Persen, KSPSI: Kalau Tidak Disetujui, Kami Lakukan Aksi
-
Catut Nama Kapolres Tangsel, Oknum Minta Rp 1 Juta ke Warga Pamulang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat