SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku prihati dengan rentetan kecelakan yang terjadi pada armada TransJakarta.
Sebelumnya tercatat, setidaknya dalam kurun waktu 40 hari terakhir, TransJakarta mengalami lima kecelakaan.
Riza menyebut tak mudah menjadi sopir bus TransJakarta. Sebab, dibutuhkan konsentrasi, ketelitian dan kewaspadaan tinggi.
"Ini bukan pekerjaan yang mudah. Mengendarai bus TransJakarta itu ya rutenya lurus, kiri-kanan ada pembatas, itu membutuhkan konsentrasi yang tinggi."
"Jadi, jangan dikira mengendarai bus itu pekerjaan yang mudah," kata Wagub DKI di Balai Kota Jakarta, Senin (6/12/2021).
Sementara itu, pada Senin (6/12/2021) kemarin, bus TransJakarta kembali mengalami kecelakaan.
Pertama terjadi di kawasan Pramuka, Jakarta Timur. Kedua, di daerah Puri Beta 2, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menyampaikan, kecelakaan TransJakarta di Puri Beta terjadi karena pengemudi lupa menarik rem tangan sehingga bus berjalan sendiri dan menabrak pagar lahan kosong.
Atas insiden itu, bus TransJakarta Rute 13A Puri Beta - Blok M mengalami kerusakan kaca bagian depan retak, bemper bagian depan pecah dan ringsek.
Baca Juga: Dishub DKI: Tahun Ini TransJakarta Alami 275 Kecelakaan, 20 Persen Kelalaian Sopir
Sopir tersebut berupaya mengejar bus yang melaju. Namun, sudah terlambat sehingga bus menabrak gundukan tanah dan tembok.
Sementara itu, kecelakaan di Jalan Pramuka disebabkan truk molen di depan bus TransJakarta yang mendadak berpindah jalur.
Sopir bus TransJakarta terkejut dan membanting stir ke arah kanan hingga menabrak separator busway.
Pemprov DKI Jakarta masih melakukan evaluasi dan audit secara menyeluruh bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Kita tentu saja sangat prihatin, terjadi kecelakaan beberapa kali terkait TransJakarta. Mudah-mudahan kita akan lakukan evaluasi bersama sehingga ke depan tidak lagi terjadi kecelakaan," kata Wagub DKI.
Tag
Berita Terkait
-
Fatique Management, Rekomendasi Polda Metro Jaya Bagi Pramudi Transjakarta
-
Sopir Transjakarta Diminta Rutin Gelar Cek Kesehatan Mental
-
Rentetan Kecelakaan Bus TransJakarta, DPRD DKI Minta Buat Pansus
-
Kecelakaan Lagi, TransJakarta Seruduk Tembok Saat Ditinggal Sopir Kencing
-
Eks TGUPP Anies Jadi Dirut Pelayanan TransJakarta, PDIP: Mengelola Bajaj Saja Belum Pernah
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun