SuaraJakarta.id - Sejumlah letupan senjata api mewarnai penangkapan bandar narkoba oleh petugas Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di persimpangan Permata Pamulang di Jalan Puspitek Raya, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (4/1/2022).
Dalam penangkapan itu, seorang bandar narkoba berinisial HS tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit. Sementara seorang rekannya berinisial UA terkena timah panas di bagian kaki.
Nurdin, salah satu pedagang bakso di lokasi sekitar, mengaku terkejut mendengar letupan senjata api itu. Dia sempat mendengar beberapa kali suara tembakan. Namun, ia tak melihat langsung peluru itu mengenai siapa.
"Kejadian sekitar jam 4-an, saya lagi di dapur, yang kedengarannya ada dua sampai tiga letusan. Kaget banget," katanya ditemui SuaraJakarta.id di lokasi, Selasa (4/1/2021).
Mendengar suara tembakan, Nurdin yang tengah mencuci mangkuk di dapur langsung keluar mencari sumber suara.
"Di luar ternyata sudah ramai pada melihat, saya lihatnya ada satu orang yang kena tembak. Seram," ungkapnya.
Para bandar narkoba itu, lanjut Nurdin, mencoba kabur dari kejaran polisi menuju arah Pamulang-Ciputat, Tangsel.
"Sudah dikejar dari sana (Permata Pamulang)," paparnya.
Sementara itu, warga lainnya Anita (31) mengaku, terkejut melihat peristiwa tersebut. Pasalnya, dia melihat langsung petugas menodongkan pistol kepada orang yang diduga bandar narkoba itu.
Baca Juga: Diduga Lecehkan Keponakan, Eks Anggota TNI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
"Saya syok benar-benar kaget, melihat petugas nodongin pistol ke pelaku," ungkapnya.
Tak hanya itu, Anita juga terkejut lantaran mobil dirinya ditabrak oleh bandar narkoba yang berusaha kabur.
Hal itu lantaran mobilnya menghalangi laju kendaraan para bandar narkoba yang mencoba kabur.
"Tiba-tiba dari samping kanan ada yang nabrak mobil saya di belakang kanan, Mungkin dia kabur karena ketahan mobil saya. Kenceng banget," paparnya.
Akibat kencangnya mobil bandar narkoba yang menabrak, mobil Anita bahkan terdorong ke depan hingga menabrak mobil di depannya.
"Mobil saya sampai maju dan nabrak mobil yang di depan saya. Syok aja ada tembak-tembakan dua atau tiga kali gitu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Dua Pengedar Sabu Tabrak dan Gilas Kaki Emak-Emak Saat Dikejar Polisi di Pamulang
-
Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tembak Mati Pengedar 4 Kilogram Sabu di Pamulang
-
Polda Metro Jaya Klaim Buru Pemasok Sabu Ke Mantan Kapolsek Sepatan
-
Buntut Kasus Cassandra, Polisi Panggil Sejumlah Artis Diduga Terlibat Prostitusi Online
-
Terkuak, Rumah Mewah di Pamulang yang Jadi Sasaran Vandalisme Milik Pelaku Penipuan Alkes
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar