SuaraJakarta.id - Nasib apes dialami pria lanjut usia (lansia) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial TA (84). Dia menjadi korban penipuan hingga Rp 250 juta usai melaksanakan vaksinasi.
TA ditipu oleh orang yang mengaku warga Singapura dengan modus sedekah dan menukar uang Rubel Belarusia. Hal itu diungkapkan oleh SR, salah satu cucu TA.
Cewek 22 tahun itu bercerita, penipuan itu dialami saat kakeknya berjalan kaki menuju rumah usai melakukan vaksinasi di Bintaro Plaza, Rabu (5/1/2022).
Sesampainya di Jalan Bintaro Utama 3A, Pondok Aren, Tangsel, tepatnya di depan SD Pembangunan Jaya, TA dihampiri oleh pelaku pertama yang mengaku bernama Salman.
Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Pelaku Penipuan Online
Saat itu, kata SR, Salman yang mengaku warga Singapura, sedang kesusahan karena semua barang miliknya dibawa kabur oleh teman perempuannya di bandara.
Tak lama, pelaku kedua yang mengaku bernama Heriyanto datang menghampiri korban. Heriyanto berperan untuk meyakinkan korban agar percaya terhadap cerita Salman, serta ingin memberi pertolongan yang disebut sedekah.
"Pelaku pertama menghampiri kakek saya, mengaku berasal dari Singapura. Mengaku barangnya habis kena penipuan temannya di bandara. Kemudian pelaku kedua datang meyakinkan korban ingin menolong dan bersedekah menggunakan uang rupiah dia punya mata uang asing," kata SR ditemui di sekitar tempat kejadian penipuan di Jalan Bintaro Utama 3A, Pondok Aren, Jumat (7/1/2022).
Setelah itu, kedua pelaku membawa korban yang merupakan pensiunan kepala dinas di Provinsi Jawa Barat itu, ke bank dan minimarket yang diklaim milik Heriyanto. Saat itu Heriyanto pura-pura mengambil uang untuk diberikan kepada Salman sebagai sedekah.
Korban mulai termakan taktik para pelaku. Dengan embel-embel sedekah, korban kemudian pulang mengambil buku tabungan untuk mengambil uang miliknya di bank.
Baca Juga: Imigrasi Tangani Kasus Penipuan oleh WN Tiongkok Bermodus Video Call Sex di Batam
"Pelaku meyakinkan korban 'Pak ayo bapak kapan kasih uangnya. Saya sudah bantu, bapak kapan bantu'. Akhirnya karena pakai dalih agama bersedekah, akhirnya kakek mengikuti kemauan pelaku," ungkap SR.
Berita Terkait
-
Kena Penipuan, 78.041 Rekening Nasabah Telan Kerugian Rp 1,4 Triliun
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Link DANA Kaget Terbaru: Klaim Saldo Gratis Bisa untuk Bayar Zakat dan Sedekah!
-
Apa Itu Card Trapping dan Cara Nasabah BRI Terhindar dari Kejahatan 'Ganjal ATM'
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Dermaga Baru PIK: Gerbang Wisata Mewah ke Kepulauan Seribu, Ancol Terancam?
-
Pramono Mau Bikin Layanan Transjabodetabek, Pengamat: 60 Persen Warga Bakal Gunakan Angkutan Umum
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya