SuaraJakarta.id - Pelaksana tugas Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Yudi Dimyati mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium terkait hasil pemeriksaan seorang warga Krukut, Kecamatan Taman Sari, yang dinyatakan suspek Omicron.
Yudi menjelaskan, hasil pemeriksaan akan keluar lima hari setelah berkas diserahkan. Berkas tersebut telah diserahkan pada tanggal 7 Januari 2022 lalu.
Yudi pun memperkirakan hasil pemeriksaan laboratorium seorang warga Krukut yang dinyatakan suspek Omicron itu akan keluar pada tanggal 12 atau 13 Januari mendatang.
"Belum, masih menunggu kita. Biasanya lima hari, ini agak lama," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/1/2022).
"Tanggal 7 kalau enggak salah kita kasih (berkasnya). Berarti (hasil pemeriksaan laboratorium akan) keluar sekitar tanggal 12 Januari," kata Yudi.
Diberitakan sebelumnya, puluhan warga RW 02 Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, terkonfirmasi positif COVID-19.
Tercatat ada 36 warga positif COVID-19. Satu diantaranya bahkan dinyatakan suspek Omicron.
Kasus penyebaran COVID-19 di RW 02 Krukut berawal dari salah seorang warga berinisial R (55) terkonfirmasi positif usai melakukan tes swab Antigen dan PCR.
Sebelumnya, R diketahui memiliki riwayat perjalanan keluar kota, sebelum mengalami gejala seperti pilek dan demam.
Baca Juga: Menkes Budi: Indonesia Akan Hadapi Gelombang Omicron, Tidak Usah Panik!
Dia dikabarkan sempat melakukan perjalanan ke Anyer, Banten, dan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Saat ini 36 warga tersebut telah menjalani perawatan di tiga tempat berbeda. Sebanyak 34 orang menjalani perawatan di Wisma Atlet Kemayoran.
Satu orang mendapat perawatan di Rumah Sakit Pelni Petamburan dan satu lainnya dirawat di Rumah Sakit Taman Sari.
Kekinian, wilayah RW 02 Krukut diterapkan micro lockdown.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
-
Pedagang Pasar Krukut Ngumpet Saat Petugas Tracing, Camat Ancam Tak Bisa Jualan
-
Polisi Beri Sembako Warga RW 02 Krukut yang Dikarantina Akibat Micro Lockdown
-
RW 02 Krukut Micro Lockdown, Ratusan Warga Tes COVID-19 Massal
-
36 Warga di Kelurahan Krukut Positif Covid-19, Terpapar Varian Omicron?
-
4 RT di Krukut Lockdown, Warga Jalani Tes Usap Massal Covid-19
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi