SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan sampai saat ini belum ada temuan kasus varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron di sekolah.
Sejauh ini sudah ada 19 kasus COVID-19 yang ditemukan di sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen berlangsung.
Riza mengatakan, dari temuan 19 kasus COVID-19 di sekolah, 16 di antaranya memapar siswa. Sementara tiga lainnya dialami oleh tenaga pendidik.
"Alhamdulillah sampai hari ini belum ada satu kasus Omicron di sekolah. Mudah-mudahan tidak akan pernah ada," ujar Wagub DKI di Perpustakaan Nasional, Senin (17/1/2022).
Menurut Riza, pengawasan terhadap pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di sekolah sudah dilakukan secara ketat.
Bahkan, Dinas Kesehatan disebutnya juga terus melakukan evaluasi terhadap kegiatan PTM agar sekolah tak menjadi klaster penularan COVID-19.
"Kami akan terus melakukan monitoring, pengawasan, dan tentu saja evaluasi setiap saat sesuai dengan jenjang dan bidang masing-masing," jelasnya.
Meski sudah ditemukan 19 kasus COVID-19 di sekolah, Riza menyatakan kegiatan PTM 100 persen masih berjalan.
Pasalnya, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri, Jakarta masih memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM persen.
Kendati demikian, Riza menyebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat apabila nantinya ada penyesuaian kebijakan karena kasus COVID-19 yang mulai melonjak.
"Sejauh ini DKI Jakarta masih memenuhi syarat ya. Kami akan terus mengikuti perkembangan dan progresnya. Kami juga terus komunikasikan dengan Kementerian Pendidikan," pungkasnya.
Berikut daftar sekolah yang ada temuan kasus siswa atau guru yang terpapar COVID-19:
- SDN Ceger 02 Pagi: 3 peserta didik
- SDN Susukan 08 Pagi: 1 peserta didik
- SDN Jati 01 Pagi: 1 peserta didik
- SMP Islam Andalus: 1 peserta didik
- SMP Labschool Jakarta: 1 pendidik
- SMPN 252 Jakarta: 1 peserta didik
- SMAN 71 Jakarta: 1 peserta didik
- SMA Labschool Jakarta: 2 peserta didik dan 1 pendidik
- SMAN 20 Jakarta: 1 peserta didik
- SMKS Malaka Jakarta 1 peserta didik
- SMPN 62: 1 pendidik
- SMP Azhari Islamic School Rasuna: 1 peserta didik
- SMAN 6: 1 peserta didik
- SMA Pelita 3: 1 peserta didik
- SMK Asisi: 1 peserta didik
Berita Terkait
-
Penduduk Miskin di Jakarta Berkurang 3.630 Orang, BPS DKI Ungkap Faktor Penurunannya
-
Usul Formula E Tonjolkan Budaya Betawi, PDIP: Karena Tuan Rumah Acara Ini DKI Jakarta
-
Datang ke Jakarta buat Berobat, Pratu Sahdi yang Tewas Ditusuk di Waduk Pluit Ternyata Prajurit Yonif 303 Garut
-
Sempat Ditutup Karena Kasus Covid-19, Tiga Sekolah di Jakarta Sudah Dibuka Lagi
-
Terkait Varian Omicron, Menteri Kesehatan Sebut Jakarta jadi Medan Perang
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan