Rizki Nurmansyah
Selasa, 18 Januari 2022 | 07:05 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap bocah. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

Saat itu, kepada SuaraJakarta.id, pelaku sempat mengelak terkait tuduhan melakukan pelecehan.

Dia mengaku mau datang ke kantor polisi untuk memberi klarifikasi bahwa dirinya tak bersalah.

"Saya juga kaget, kok saya dituduh melakukan pelecehan ke anak kecil katanya. Kita lihat aja nanti, saya enggak merasa. Tapi kenapa si bocahnya itu kalau ditunjukkan foto menuduhnya ke saya," ungkap bapak tiga anak itu.

Celana Berlumuran Darah

Baca Juga: Kronologi Duel Maut Petugas Bank Keliling vs Pedagang Gorengan di Tangsel, Kesal Ditagih Rp 350 Ribu

Sebelumnya diberitakan, bocah empat tahun di Pamulang, Kota Tangerang Selatan menjadi korban pencabulan. Pelakunya diduga merupakan seorang kuli bangunan.

Orangtua korban berinisial SR mengatakan, peristiwa itu diketahui terjadi pada 5 Januari 2022. Dia tahu setelah curiga melihat celana anaknya berlumuran darah.

Terkejut dan penasaran, SR kemudian menanyakan langsung ke korban. Dia semakin terkejut lantaran anaknya mengaku telah dicabuli hingga kemaluannya berdarah.

"Dia cerita kalau jari pelaku masuk ke kemaluannya sampai dicubit," katanya ditemui di rumahnya, Sabtu (15/1/2022).

Rumah kosong yang menjadi tempat aksi pencabulan terhadap bocah oleh seorang kuli bangunan di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (15/1/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Tak lama, SR segera memeriksakan putrinya itu ke bidan terdekat. Dia terkejut, hasil pemeriksaan bidan diketahui terdapat luka di bagian kemaluan putrinya itu.

Baca Juga: Warga Tangsel Turut Jadi Korban Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota TNI AD di Penjaringan, Tetangga: Sudah Pindah

"Jadi darah yang ada di celananya itu karena ada bagian luka di kemaluannya," ungkapnya.

Load More