SuaraJakarta.id - Kasus harian Covid-19 di Jakarta merebak lagi belakangan ini. Bahkan dua hari terakhir ini, pertambahan kasus Covid-19 di Jakarta berada di angka lebih dari 3 ribu orang per hari.
Dampak lonjakan Covid-19 di Jakarta ini disebabkan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.
Mobilitas masyarakat selama libur Nataru cenderung tinggi. Sehingga menyebabkan banyak orang terpapar Covid-19.
Penyebab dari lonjakan Covid-19 ini sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
"Menurut para pakar, para ahli, peningkatan ini masih sebab akibat dari dampak Nataru," ujar Wagub DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/1/2022).
Riza mengungkapkan, tren saat ini menunjukkan kasus Covid-19 di Jakarta dan Indonesia paling banyak dialami oleh orang yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri.
"Datang dari luar negeri masuk ke Indonesia tidak semuanya di awal Januari. Banyak juga di pertengahan Januari. Bahkan ada yang baru beberapa hari datang ke Jakarta atau ke Indonesia," terangnya.
Riza menyebut, selama masa libur Nataru, banyak warga yang datang atau bepergian ke luar negeri dan ketika sampai di Tanah Air malah membawa Covid-19.
"Inilah salah satu penyebab adanya peningkatan dari pada Covid-19 di Indonesia ya, termasuk di Jakarta," pungkas Wagub DKI dikutip dari Suara.com.
Baca Juga: Warga Dilaporkan Mulai Kesulitan Cari RS, Kadinkes DKI Jakarta: Saya Akan Cek
Sementara itu, berdasarkan laporan dari Dinkes DKI Jakarta, sebanyak 4.149 orang terpapar Covid-19 pada Kamis (27/1/2022).
Sementara itu, untuk kasus Omicron ada sebanyak 2.404 orang yang terinfeksi.
Dari jumlah itu, 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.095 lainnya adalah transmisi lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar