SuaraJakarta.id - SDN 09 Pagi Palmerah, Jakarta Barat, mulai menerapkan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM 50 persen terhitung Jumat (4/2/2022).
Kepala SDN 09 Pagi Palmerah, Harisah mengatakan, kebijakan ini sesuai dengan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Ya, hari ini mulai diberlakukan PTM 50 persen," kata Harisah saat dikonfirmasi, Jumat (4/2/2022).
Harisah mengatakan, jumlah murid di sekolahnya ada sekitar total 366 siswa. Ratusan siswa itu terdiri dari siswa kelas 1-6.
Namun, saat ini karena kebijakan PTM 50 persen, hanya sekitar 183 siswa yang dapat mengikuti PTM, terdiri dari siswa kelas 1-6.
"PTM 50 persen di sekolah 191 siswa, tidak masuk 8 siswa, yang hadir menjadi 183," ungkapnya.
Hingga saat ini, kata Harisah, belum ada siswa maupun guru di sekolahnya yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Meski demikian, pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) dan rutin melakuakan penyemprotan disinfektan di setiap ruangan kelas untuk mengantisipasi virus Covid-19.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, PTM 50 persen telah diputuskan sesuai hasil perundingan dengan pemerintah pusat.
Baca Juga: SMAN 78 Jakarta Lockdown, Belasan Siswa dan Satu Guru Terpapar Covid-19
Usulan Pemprov DKI Jakarta mengenai PTM 100 persen akhirnya harus diganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan kapasitas PTM 50 persen.
Kebijakan PTM 50 persen di Jakarta ini sendiri mulai berlaku hari ini.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden