SuaraJakarta.id - Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri telah rampung melakukan penyelidikan soal penyebab kebakaran di Jalan Simprug Golf II, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kaur Laka Bakar Puslabfor Kompol Heribertus mengatakan, ada berapa barang yang dibawa oleh pihaknya, seperti arang dan kabel dari rumah awal api berasal.
“Ada dibawa cuma itu kita masih dalami harus dilakukan penelitian di lab,” katanya, di lokasi, Senin (22/8/2022).
Ia menyebut, untuk mengetahui penyebab kebakaran, Heribertus mengatakan, pihaknya memerlukan waktu sekitar satu bulan.
“Belum bisa dipastikan kira-kira mungkin kurang lebih ada sebulan. Paling ideal sebulan kemudian lab tidak serta merta keluar langsung seperti lab narkoba dan sebagainya,” katanya.
Setelah hasil lab dikeluarkan, nantinya pihak Puslabfor akan memyampaikan hasil tersebut kepihak penyidik dalam hal ini Polsek Kebayoran Lama.
“Nanti kita informasikan ke Kapolsek,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan
-
Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman