SuaraJakarta.id - Analis Politik dari Exposit Strategic Arif Susanto mengatakan, pemerintah harus cermat dalam menunjuk penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan.
Menurutnya, pemerintah jangan hanya mempertimbangkan satu aspek saja dalam memilih penjabat gubernur.
"Bagi saya, pemerintah sebagai apa ya pemegang kekuasaan terakhir ya. DPRD kan cuma bisa mengusulkan tiga dari enam nama, tapi nama akhirnya kan di tangan pemerintah jadi saya harus mengatakan pemerintah mesti cermat sebelum menunjuk Pj Gubernur DKI," kata Arif dalam diskusi yang digelar pada Jumat (9/9/2022).
Ia pun menjelaskan, alasan kecermatan dibutuhkan dalam memilih Pj Gubernur Jakarta, pertama, tantangan Pemilu dan Pilkada 2024.
"Kalau pemerintah tidak cermat memilih penjabat DKI bukan tidak mungkin pemilu dan Pilkada Jakarta 2024 itu hanya akan menambah kekeruhan politik," ungkapnya.
Selain itu, ia mewanti-wanti pemerintah jangan memakai cara pikir Orde Baru yakni memilih aparat polisi dan tentara untuk jadi Penjabat Gubernur Jakarta.
"Dan yang paling ahli dari semua itu bukan lah polisi dan tentara, tetapi siapa pun yang mampu berpikir bagus mengenai manajerial pemerintahan. Betul bahwa tebtara mampu menjaga stability tapi ingat dia diperintah menjalankan perintah," tuturnya.
Lebih lanjut, Arif mengatakan, tantangan yang terakhir yakni soal transisi pemindahan ibu kota negara. Penjabat Gubernur dipilih nanti harus bisa mempersiapkan kebijakan itu dengan lancar dan baik.
"Jadi dua tahun itu bukan hanya transisional dalam arti bahwa penjabat gubernur harus bisa mengantarkan Jakarta beralih dari Anies Baswedan ke siapa pun nanti akan terpilih tapi juga harus mampu mengantarkan Indonesia bahkan smooth transision ya berpindah ibu kota ke nusantara," ujarnya.
Baca Juga: Gembong PDIP Nilai Sekda Marullah Matali Penuhi Syarat Calon Pj Gubernur DKI
Hal lainnya yakni penjabat gubernur yang dipilih juga harus mengerti isu kesehatan publik. Terlebih kekinian pandemi masih mengancam baik Covid hingga cacar monyet.
"Bahaya kalau Pj Gubernur DKI tidak mengerti isu kesehatan publik," katanya.
Sebagai Informasi, diketahui bahwa penentuan PJ Gubernur akan melalui Tim Penilaian Akhir (TPA) oleh Presiden.
Mekanisme sidang TPA merupakan upaya Kemendagri dalam hal penunjukan PJ kepala daerah yang selama ini dianggap sepihak, tidak melibatkan partisipasi publik, dan kurang transparan serta akuntabel. Presiden berwenang menunjuk Pj gubernur.
"Memang tidak dirinci aturan Uji Publik ini dalam menentukan PJ, paling tidak, hasil uji publik nantinya dapat menjadi pertimbangan Kemendagri dan Presiden dalam menentukan PJ Gubernur Jakarta," Kata Samsul.
Samsul juga berharap yang menempati posisi tersebut adalah orang yang problem solver dan paham dengan masalah Jakarta sampai ke akarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman