SuaraJakarta.id - Polisi hingga kini masih mengusut kasus perampokan toko emas di ITC BSD Serpong, Tangerang Selatan. Polisi meneyebut, pelaku perampokan dengan senjata api tersebut masih dalam penyelidikan.
"(Pelaku) masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).
Saat ini polisi sedang mengorek keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat perampokan berlangsung. Mereka adalah korban hingga sekuriti.
"Sudah empat saksi diperiksa yang ada di lokasi kejadian. Karyawan dan security termasuk korban," beber Sarly.
Sebelumnya, polisi menyebut perampok toko emas di ITC BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), membawa senjata api (senpi) dan menggunakan pakaian serba hitam. Kekinian, pelaku masih diburu.
"Pelaku menggunakan masker warna hitam, topi warna hitam, celana panjang, baju warna hitam dan sarung tangan warna hitam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).
Zulpan mengungkap perampokan toko emas ini terjadi siang tadi sekitar pukul 11.47 WIB. Saat beraksi pelaku sempat melesatkan satu tembakan.
"Barang bukti selongsong peluru dan pecahan kaca etalase," ungkapnya.
Dalam aksinya, perampok memanfaatkan situasi sepi di waktu pengunjung tengah melaksanakan Salat Jumat.
Baca Juga: Bak Film Action, Begini Detik-Detik Perampok Sasar Toko Emas di ITC BSD Serpong
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
LPSK Hitung Restitusi Rp1,07 Triliun untuk 5.102 Korban Kasus Dana Syariah Indonesia
-
Trilliun Group Raih Superbrands Indonesia 2026, Lima Merek Produk Bangunan Dapat Pengakuan
-
Metode Penghijauan Miyawaki Diterapkan di Pesisir Jakarta, Apa Keunggulannya?
-
Turis Malaysia hingga Brunei Kepincut Produk Lokal, Pesisir Jakarta Jadi Magnet Wisata Belanja