SuaraJakarta.id - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya berencana melakukan penambahan sembilan rute Transjakarta non-Bus Rapid Transit (BRT). Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya mencapai 95 persen cakupan angkutan umum di ibu kota.
Syafrin mengatakan, saat ini cakupan layanan angkutan umum yang sesuai Pergub nomor 13 tahun 2019 tentang standar minimum pelayanan transjakarta baru mencapai 85 persen. Dengan adanya penambahan sembilan rute baru, diharapkan cakupannya menjadi lebih luas.
"Ada tambahan sembilan rute baru yang itu akan mencapai pada 95 persen (cakupan layanan angkutan umum)," kata Syafrin di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/10/2022).
Syafrin menjelaskan, sembilan rute baru ini merupakan jalur yang selama ini belum terjangkau layanan Transjakarta non-BRT seperti mikrotrans. Ia tak menyebutkan rinci mana saja sembilan lokasi itu, tapi penambahan akan dilakukan pada tahun ini.
"Tentu itu non-BRT bisa dalam bentuk feeder atau layanan mikrotrans. Ini yang nantinya akan dilakukan," ucapnya.
Selain menambah sembilan rute, Syafrin menyebut pihaknya juga akan melakukan berbagai upaya lain untuk memperluas cakupan layanan angkutan umum, seperti modifikasi rute. Dengan cara ini, diharapkan jumlah penumpang angkutan umum di Jakarta semakin bertambah.
"Tentu secara bertahap ridership akan terus meningkat dan kita harapkan memang akhir tahun ini untuk kita kembali kepada capaian tertinggi pada tahun awal tahun 2020 satu juta (penumpang)," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Purbaya Mau Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako?
-
Cek Fakta: Detik-Detik Pesawat ATR Jatuh karena Power Bank Terbakar Viral, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah China Resmi Tutup Pintu untuk Wisatawan Israel?
-
Ultraverse Festival 2026 Satukan Musik Tanpa Jarak dengan Layanan XL Ultra 5G+
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya