SuaraJakarta.id - S, istri yang viral jadi korban KDRT di Cinere, Depok, telah melakukan visum. Sedangkan sang suami, MS, yang melakukan penganiayaan telah diringkus kepolisian.
Ketua RT setempat Muhammad Nasir menerangkan, kondisi sang istri yang jadi korban penganiayaan kini mulai membaik.
Kondisi itu diketahui saat dirinya ikut mendampingi Bimas dari kepolisian berkunjung ke kontrakan korban di Cilobak Pangkalan Jati, Depok.
Nasir menyebut, kondisi korban KDRT itu kini sudah mulai membaik.
"Sempat divisum juga, tapi Alhamdulillah nggak ada yang memar. Ada belakang leher yang sakit, mungkin kena pukulan," ungkap Nasir saat dikonfirmasi, Senin (7/11/2022).
Nasir menuturkan, diketahui korban merupakan istri dari pernikahan kedua pelaku. Sebelumnya, pelaku sudah menikah tapi bercerai.
"Dulu pernah menikah sama orang Jakarta Timur, terus kawin lagi sama ini orang Jawa," tutur Nasir.
"Setahu saya dua kali kawin, bukan tiga. Sebelumnya kawin sama orang Jaktim," sambung Nasir.
Dari pernikahannya itu, pelaku memiliki seorang anak. Anak tersebut yang kemudian menyaksikan aksi KDRT yang dilakukan ayahnya ke ibunya itu.
Baca Juga: Terungkap, Suami yang Viral Pukul Istri di Depok Residivis Kasus Narkoba
Nasir menyebut, kondisi anaknya terkini terlihat dalam keadaan baik. Bahkan sang anak sudah bisa bermain.
"Kondisi anaknya biasa, sudah bisa diajak main. Usia masih bocah," pungkasnya.
Residivis Kasus Narkoba
Sebelumnya, Nasir mengungkapkan, MS pernah meringkuk di dalam penjara karena tersangkut kasus ganja.
Menurutnya, pelaku diketahui pernah mendekam di penjara sekira empat tahun lalu.
"Yang pertama itu kasus gele (ganja--red). Hampir ada empat tahunan. Terus ini dipenjara gitu," kata Nasir saat dikonfirmasi, Senin (7/11/2022).
Berita Terkait
-
Rakorda PSI Kota Depok Dihadiri Kaesang, Targetkan 6 Kursi DPRD
-
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen
-
Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT
-
Ketangkap Usai Bobol Minimarket: Pria di Depok Ngaku Habiskan 70 Bungkus Roko Sendiri
-
Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event