SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI mengusulkan dana hibah untuk TNI-Polri dengan nilai Rp485 miliar. Nilai ini ditentang dan dianggap tidak masuk akal karena terlalu besar.
Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2023, Dishub DKI mengajukan anggaran Rp485,40 miliar untuk hibah kepada anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI.
Rinciannya, dana hibah ini bakal diberikan kepada Kapolda Metro Jaya sebesar Rp75 miliar untuk kegiatan pengadaan, pemasangan, perbaikan, dan pemeliharaan perlengkapan jalan dalam rangka manajemen dan rekayasa lalu lintas.
Ada juga hibah untuk pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan kepada Kodam Jaya Rp16 miliar, kepada Mako Puspomal Rp7 miliar, kepada Koopsudnas Rp79 miliar, Komandan Korem 052/Wijayakrama Rp1 miliar, Kapolda Metro Jaya Rp130 miliar, Wing Komando I Kopasgat Rp11 miliar, dan Kodam Jaya/Korem 052 Wijayakrama Rp161 miliar.
Dalam dalam pembahasan RAPBD DKI tahun anggaran 2023 bersama jajaran Pemprov DKI di Grand Cempaka Resort and Convention, Bogor, Jawa Barat, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mempertanyakan besarnya anggaran hibah yang diusulkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta kepada TNI-Polri terkait lalu lintas itu.
"Yang agak mengganggu buat saya, kenapa begitu besar dana kita berikan kepada non-Pemprov DKI dalam hal ini Polda, segala macam. Hampir setengah triliun. Apa dasarnya? Rasanya tidak masuk akal," ujar Gilbert, Jumat (11/11/2022).
Menurut Gilbert, sebenarnya instansi-innstansi itu juga mendapatkan hibah dari pemerintah pusat. Ia pun menyarankan agar APDB disalurkan pada program-program yang bermanfaat untuk warga Jakarta.
"Toh, mereka dapat anggaran sendiri kok dari pusat. Kalau sebesar itu, buat apa? Anggaran ini kan pajak rakyat, mestinya dikembalikan pada sektor yang sangat membantu masyarakat."
Berita Terkait
-
Jadi Parkiran dan Pangkalan Starling, DPRD DKI Minta Pengajuan Anggaran Rp1,9 M Jalur Sepeda Ditolak: Dinolkan Saja
-
Suka Buang Sampah di Kali? Siap-Siap Kena OTT Drone Pemprov DKI, Denda Rp 500 Ribu
-
PAM Jaya Kembali Kerja Sama dengan Swasta, Kenneth PDIP: Jangan Mengulang Kesalahan Swastanisasi Air
-
Rombak Sejumlah Kepala RSUD Hingga Wakil Wali Kota Jaksel, Ini Daftar 11 Pejabat Yang Dilantik Heru Budi Hartono
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok