"Kami memiliki tim yang sangat besar. Kantorpos tersebar di 4.800 titik di seluruh Indonesia, kurir kami sangat banyak. Kami punya pasukan Oranger yang setiap saat bisa pick up dan kirim. Kami punya agen Pos yang sangat besar, dan tersedia drop point untuk pemberdayaan perempuan. Drop point bisa di rumah, yang dijalankan oleh para ibu. Saat ini drop point hampir 50 ribu. Inilah cara kami berkolaborasi, dan bisa disebut bahwa ini adalah kolaborasi yang luar biasa berskala besar, tidak ada satupun coverage yang bolong termasuk daerah 3T. Kami menghadirkan pelayanan kurir menjadi the most competitive di postal, courier, logistic, dan financial service. Pelayanan yang luar biasa dan bisa diakses di satu sistem," ujarnya.
Menyambut tahun politik 2024, Pos Indonesia punya kesiapan yang sangat bagus untuk membantu sukses Pemilu di Indonesia.
"Kami dorong kurir dan logistik untuk sukses Pemilu 2024. Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak. Harapan kami, Pos dengan capability hari ini dipakai juga oleh semua masyarakat," kata Ana.
Perihal cita-cita yang akan diraih PT Pos Indonesia tahun 2023, Ana menyebutkan ingin menggapai posisi terbaik di dunia dan Indonesia.
"Bicara mimpi kami ingin menjadi top 25 di dalam industri di seluruh dunia. Harapan kami bisa menjadi top 3 market share di Indonesia. Pelayanan kami tidak boleh terlambat dibandingkan pos di negara lain. Kami punya asosiasi bersama juga, yaitu Universal Post Union, Asia Pacific Postal Union. Secara rutin kami melakukan evaluasi bersama supaya tidak tertinggal dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik," pungkas Ana.
Berita Terkait
-
Pos Indonesia dan Ditjen Pajak Mantapkan Kerja Sama Capai Target Penjualan Meterai 2023
-
PT Pos Indonesia Perkuat Bisnis Pospay Syariah
-
Pos Indonesia Lanjutkan Kesuksesan Tahun 2022 dengan Transformasi Digital di 2023
-
Pos Indonesia Layani 250.000 Transaksi BPJS Ketenagakerjaan sepanjang 2022
-
Lepaskan 524 PMI ke Korea, Pos Indonesia Siapkan Pospay untuk Bantu Keperluan Pekerja Migran
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta
-
UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global
-
BRI Peduli Perkuat Akses Infrastruktur Desa Kemang Lewat Jembatan Gantung
-
Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi