SuaraJakarta.id - Polisi meringkus tiga tersangka pelaku pembacokan terhadap seorang pengemudi taksi online yang beraksi di kawasan Tomang, Grogol Petamburan Jakarta Barat (Jakbar), beberapa waktu lalu. Ketiganya hanya bisa menundukan kepala saat digiring petugas di Polsek Tanjung Duren.
Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono mengatakan, ketiga pelaku yang diciduk tersebut berinisial MF (29), EH (35), dan YJ (29). Dari ketiga tersangka ini, lanjut Wibisono, mereka memiliki peran yang berbeda.
"Di mana MF adalah selaku otak yang mencari target korban dan yang melakukan eksekusi menggunakan senjata tajam (parang) yang ada di depan kita ini," kata Wibisono, Jumat (19/5/2023).
Sementara itu EH, bertugas sebagai joki atau orang yang membawa motor saat melakukan aksi tersebut. Sementara YJ, bertugas mendampingi MF saat melakukan percibaan perampasan terhadap ponsel korban.
"YJ ini orang yang berupaya mengambil handphone korban, saat MF mengacungkan senjata tajam," katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Iptu Tri Bintang Baskoro mengatakan, sebelum aksinya, kedua tersangka MF dan YJ menenggak minuman beralkohol di kolong Jembatan Jeling, perbatasan antara wilayah Grogol Petamburan-Gambir.
Ketika itu, MF merencanakan aksi perampasan atau pembegalan karena butuh uang untuk membayar sewa kontrakan.
Kedua pelaku kemudian berputar-putar di wilayah Tomang. Kebetulan saat itu sedang ada korban berinisial Q dan adiknya yang sedang duduk di trotoar sedang bermain ponsel di pinggir jalan.
"Saat itu kedua tersangka melihat korban yang saat itu memang ingin bertukar shift," jelas Bintang.
Baca Juga: Seorang Pelaku Begal Sopir Taksi Online di Tomang Diringkus Polisi, Dua Pelaku Lainnya Masih Diburu
Saat melihat korban, MF dan EH tidak langsung melakukan aksinya. Melainkan mereka berdua sempat pulang ke rumah untuk mengambil senjata tajam serta mengajak YJ. Kemudian mereka melancarkan aksinya.
"MF saat turun dari motor langsung menodongkan senjata tajam. Melihat itu korban berupaya untuk kabur," kata Bintang.
MF sempat dua kali mengayunkan senjata tajam miliknya kepada korban. Pada percobaan pertama kali, korban sempat melakukan perlawanan dan kabur.
Kemudian MF sempat mengejarnya. Hingga akhirnya, MF melayangkan kembali sabetan senjata tajam kepada korban. Ketika itu, korban masih sempat menangkisnya, namun nahas senjata tajam MF mendarat di kepala korban. Selain mengenai bagian kepala, lengan kanan korban sebelumnya juga sempat terkena sabetan senjata tajam pelaku.
Melihat korban dalam keadaan bersimbah darah, ketiga tersangka kabur tanpa membawa hasil rampasan. Tak hanya itu, tersangka juga sempat membuang barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk membacok korban.
Penangkapan pelaku
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya