Pada kesempatan itu, Arif mengungkapkan rasa syukur lantaran Pos Indonesia kembali menyalurkan Bansos Sembako dan PKH pada tahun ini, terutama di Bandung. Ia pun berjanji akan terus meningkatkan pelayanan dalam penyaluran bantuan ini.
"Kami melakukan evaluasi apa yang sudah kami lakukan di tahap sebelumnya, apa yang kurang ataupun yang belum pas, terutama di penjadwalan dan tingkat kedatangan dari masyarakat baik melalui komunitas maupun lewat Kantor Pos, kami evaluasi sehingga harapannya ke depannya bisa lebih cepat penyalurannya, kemudian tepat sasaran, dan tentu akuntabel karena berdasarkan sistem dan sistem pembayaran yang terekam dengan baik," tutupnya.
KPM Sangat Terbantu Penyaluran Bansos
Di antara belasan ribu warga Bandung yang mendapat bansos tersebut adalah Ai Oneng. Warga yang tinggal di Kelurahan Cipedes ini mengaku bersyukur karena telah mendapat bantuan.
Ai Oneng mengaku bantuan sebesar Rp825 ribu yang diterimanya sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Ia akan membagi dananya untuk membayar sewa tempat tinggalnya hingga untuk makan lima anaknya.
"Saya dapat bantuan dari bansosnya sebesar Rp825 ribu. Karena saya tinggal di kontrakan, sebagian saya gunakan untuk bayar kontrakan, sebagian dipakai untuk sekolah, sebagian untuk makan anak saya," kata Oneng.
Saat dibagikan bansos, Ai Oneng tidak mengalami kesulitan. "Tidak ada potongan dan dipermudah prosesnya," tuturnya.
Ungkapan bahagia juga diluapkan KPM lainnya asal Kelurahan Cipedes, Imas Priyati. Ia yang mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut.
Bantuannya itu akan digunakan untuk biaya perawatan di rumah sakit. Ia mengaku sudah kesulitan berjalan selama hampir tujuh tahun karena sempat terjatuh.
Baca Juga: Pospaydia Spesial Idul Adha: Hikmah Berkurban Wujud dari Ikhtiar Beribadah
"Sakitnya gara-gara jatuh. Saya kan sedang bikin kue. Saat itu, saya tergelincir dan jatuhnya sekaligus. Patah pinggul saya. Makanya saya tidak bisa berdiri," ungkap Imas.
"Saya gunakan bantuan ini untuk kontrol ke Rumah Sakit Hermina. Saya harus kontrol sebulan sekali. Saya juga harus cek gula darah yang masih tinggi sampai sekarang," katanya.
Berita Terkait
-
Genjot Jumlah Kepesertaan BPU BPJamsostek, Pos Indonesia Umumkan Pemenang Racing Contest Joint Marketing Periode I
-
Kerja Sama BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Berjalan Apik, 42 Ribu Pekerja Informal Terlindungi
-
Pos Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Senilai Rp 126 Juta untuk 3 Ahli Waris
-
Pos Indonesia Jelaskan Kedudukan Kantorpos, Agenpos, dan Meterai Pada Kasus Investasi Bodong di Kepri
-
Pospaydia Spesial Idul Adha: Memurnikan Agama dengan Ikhlas
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Investasi Syariah Jadi Alternatif, BRI Tekankan Pentingnya Strategi Kelola Portofolio
-
Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga