SuaraJakarta.id - Sopir angkutan umum atau angkot di Kota Tangerang Junaidi (31) harus berurusan dengan hukum. Ia diringkus Polres Tangerang Selatan (Tangsel) usai kedapatan membeli narkoba jenis sabu.
Junaidi mengakui membeli barang haram itu. Peristiwa itu terjadi pada April 2023 lalu.
Ia membeli sabu tersebut di Jalan Gaga perbatasan Ciledug dengan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan.
"Ditangkap sama polisi di jalan habis beli sabu," kata Junaidi, Rabu (9/8/2023).
Junaidi menerangkan, saat itu dia beli sabu sebanya 0,3 gram pada momen Lebaran dengan nominal Rp 400 ribu.
"Biasanya beli Rp 100 ribu atau patungan sama teman. Ini pas Lebaran ada rejeki ya beli lah Rp 400 ribu," terang Junaidi.
Dia mengaku, sudah menjadi pengguna sabu sejak 2 tahun terakhir. Semula ditawari oleh temannya.
Setelah mendekam dipenjara selama 3 bulan di Polres Tangsel, berkas perkara Junaidi kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Tangsel).
Kini, Junaidi menjalani rehabilitasi setelah mendapat rekomendasi dari dokter. Kasusnya diselesaikan melalui restorative justice.
Baca Juga: IDI Tangerang Akui Dokter yang Dipolisikan Pasien soal Pelecehan Anggotanya, Dukung Proses Hukum
Hal itu diungkapkan Plh Kepala Kejari Tangsel Adyantana Meru Herlambang. Menurutnya, Junaidi harus menjalan rehabilitasi di balai rehabilitasi adhyaksa di Tangsel.
"Tersangka direkomendasikan dapat direhabilitasi rawat jalan intensif secara medis selama 3-6 bulan," ungkap Herlambang. (wivy hikmatullah)
Junaidi (31) saat prosesi restorative justice di Kejaksaan Negeri Tangsel, Rabu (9/8/2023).
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Berkedok Ekspedisi Gadungan, Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Jakarta Pusat
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
-
Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi