SuaraJakarta.id - Bantuan sosial, BLT El Nino sudah hadir di Wilayah Bandung. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai media penyalur bantuan ini membagikannya kepada 13.457 keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Kota Bandung.
Pos Indonesia menargetkan penyaluran bantuan BLT El Nino selesai dalam waktu empat hari. Agar berlangsung lancar, Pos Indonesia sudah menyiapkan berbagai mekanisme penyaluran.
Salah satunya, melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat. Pos Indonesia meminta bantuan pemerintah setempat untuk menginformasikan undangan pengambilan bantuan kepada KPM.
"KPM datang sesuai jadwal yang telah ditentukan per kecamatan. Nanti ada sistem antrean yang sudah kita buat, lalu dilakukan verifikasi dan pembayaran oleh juru bayar di akhir teknis penyaluran tersebut," ujar Ketua Satgas Penyaluran Bansos Kantorpos KCU Bandung, Egia Rizky Priangga.
Dalam penyaluran bantuan BLT El Nino ini, Pos Indonesia akan menggunakan teknologi untuk memverifikasi atau memvalidasi data KPM. Tujuannya, agar penyaluran bantuan ini bisa tepat sasaran. Adapun teknologi yang digunakan salah satunya adalah geotagging untuk mengecek lokasi tempat tinggal KPM.
"Secara internal kami mempunyai sistem untuk mendata KPM yang berhak adalah yang sesuai dengan data yang ada. Kami lakukan foto beserta geotagging dan juga melakukan verifikasi data sesuai lokasi bayar," lanjutnya.
Egia memastikan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dalam penyaluran bantuan BLT El Nino ini. Ia pun berharap agar Pos Indonesia makin lebih baik untuk melakukan penyaluran bantuan sosial seperti BLT El Nino ini.
"Pos Indonesia sudah sangat siap untuk menyalurkan bantuan sosial. Harapan kami, dapat lebih lancar, dapat lebih baik lagi di masa akan datang dan dapat dipercaya terus untuk menyalurkan bantuan sosial tersebut," tutur Egia.
Optimisme dan semangat menyalurkan bansos BLT El Nino ini diungkapkan salah satu juru bayar Kantorpos KCU Bandung Ririn Febriani. Ia mengaku telah membagikan 1.311 KPM di empat Kecamatan Wilayah Bandung dalam sehari.
Baca Juga: Naikkan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tunjuk Pos Indonesia Salurkan BLT El Nino
"Untuk pembayaran hari ini sebanyak 1.311 KPM dengan wilayah empat Kecamatan di Kota Bandung," ujar Ririn.
Ririn bersyukur penyaluran bantuan BLT El Nino berjalan lancar. Bisa dikatakan hampir tidak ada kendala. Hanya saja, ada beberapa KPM yang belum menerima informasi bantuan ini sehingga tidak mengetahui jadwal pengambilan bantuan.
"Kendalanya, tidak semua masyarakat menerima informasi bantuan ini. Jadi ada yang baru diberikan danom-nya kemarin. Mereka nyangkanya hari ini datang berbondong-bondong mengambil bantuan, padahal sudah dijadwalkan. Mungkin untuk para KPM, sebelum datang ke Kantorpos ditanyakan dahulu saja ke RT/RW," ungkap Ririn.
Lebih lanjut, Ririn juga mengungkapkan proses penyaluran bantuan juga sudah diatur dengan sebaik mungkin. Para KPM akan diminta menunjukkan undangan mengambil bantuan, KTP, dan Kartu Keluarga (KK).
"Kalau untuk proses juru bayar masih sama seperti pembayaran sebelumnya. Nanti ada bagian verifikasi untuk memperlihatkan undangan, mencocokkan KTP dan membawa KK," kata Ririn.
"Hari ini penyaluran bantuannya berjalan lancar. Alhamdulillah, dari pagi kita menyalurkan bantuan dan sudah selesai jam segini," jelasnya.
Berita Terkait
-
Pos Indonesia dan Bank Muamalat Jalin Sinergi Pendaftaran Haji
-
Disaksikan Presiden, Pos Indonesia Salurkan BLT El Nino Ke 250 KPM di Kantorpos Kota Malang
-
Naikkan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tunjuk Pos Indonesia Salurkan BLT El Nino
-
Pos Indonesia dan Kemendes PDTT Sepakati Kerja Sama Perkuat Bumdes dan Pengembangan Desa
-
Pos Indonesia dan ULBI Fasilitasi Beasiswa dan Ikatan Dinas untuk Mahasiswa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI