SuaraJakarta.id - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sejauh ini masih menguasai perolehan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Wilayah Mataraman atau Provinsi Jawa Timur bagian barat-selatan.
Dilansir dari website Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, perhitungan suara legislatif DPRD kabupaten/kota masih didominasi oleh PDI Perjuangan.
Terlihat partai berlambang banteng moncong putih ini memuncaki urutan pertama di 8 daerah dari 13 wilayah administrasi di Mataraman, terhitung hingga Sabtu (17/2/2024) pukul 13.37 WIB.
Dominasi di 8 Daerah tersebut di antaranya Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Ngawi.
Kendati perolehan suara masih bersifat sementara, hal itu tentu menunjukkan elektabilitas PDI Perjuangan dalam menyusun strategi yang masif dan terstruktur di tingkat legislatif, baik menggunakan parade kampanye maupun pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).
Adapun perolehan suara PDI Perjuangan di Kabupaten Blitar memperoleh 88.563 suara (26.83%) dengan hitungan 2.161 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 3.536 total TPS. Lalu Kota Blitar, PDI Perjuangan memperoleh 8.257 suara (26.72%), dengan hitungan 212 TPS dari 437 total TPS.
Kemudian Kabupaten Tulungagung, PDI Perjuangan memuncaki 75.126 suara (23.75%) dengan penghitungan 2.176 TPS dari 3.305 total TPS. Berikutnya di Kabupaten Trenggalek, PDI Perjuangan menguasai 29.412 suara (28.09%) dengan hitungan 1.061 TPS dari 2.321 TPS. Selanjutnya Kabupaten Kediri, PDI Perjuangan memperoleh sebanyak 111.589 suara (27.47%) dengan hitungan 2.860 TPS dari 4.821 total TPS.
Lalu Kabupaten Nganjuk, PDI Perjuangan mendapat 29.553 suara (19.57%) dengan hitungan 1.600 TPS dari 3.266 total TPS. Berikutnya di Kabupaten Ponorogo, sementara memuncaki 24.139 suara (19.74%) dengan hitungan 1.457 TPS dari 2.893 total TPS.
Serta di Kabupaten Ngawi, PDI Perjuangan memuncaki 134.564 suara (41.03%) dengan hitungan 1.998 TPS dari 2.754 total TPS. Keunggulan dalam pemilihan legislatif tersebut juga tak lepas dari eksistensi partai yang identik berwarna merah kala menggandeng komponen masyarakat.
Baca Juga: Bawaslu DKI Selidiki Dugaan Fahira Idris Kampanye Pakai Kapal Dishub Di Kepulauan Seribu
Dengan mengandalkan misi yang lekat dengan rakyat menjadi salah satu strategi dalam mempertahankan kepercayaan di mata masyarakat.
Berita Terkait
-
Elita Budiarti : Paslon 02 Menang Mutlak di Subang
-
Heru Budi Janji Berikan Bantuan untuk Dua KPPS di Jakarta yang Meninggal
-
Bersama Istri, Mas Dhito Coblos di TPS 026 Kediri
-
Hujan Di Mana-mana, Sejumlah TPS Pemilu Di Jakarta Kebanjiran Sampai Ada Yang Ambruk
-
Menkeu Sri Mulyani Nyoblos di TPS 73 Tangsel Bareng Keluarga
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Doa Idulfitri yang Dianjurkan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Serta Maknanya Selain 'Minal Aidin'
-
Lengkap! Tata Cara Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Jumlah Takbir, Sunnah, dan Dalil Hadis
-
Minal Aidin wal Faizin Ternyata Tak Sesederhana Itu: Ini Maknanya Jika Dibaca Ala Filsuf
-
Jangan Salah! Ini Bacaan Takbiran Idulfitri 2026 Lengkap Arab, Latin, Arti, dan Dalilnya
-
Bukan Mohon Maaf Lahir Batin, Inilah Arti Sebenarnya Minal Aidin Wal Faizin