SuaraJakarta.id - Sebagai upaya mendukung dan memajukan industri pengemasan di Indonesia, Packaging Development Federation (PDF) mengumumkan dukungannya terhadap Machinex, sebuah pameran dagang mesin industri, peralatan, serta bahan dan jasa manufaktur skala internasional di bawah Meorient Exhibition International, yang akan diadakan pada 4 hingga 7 Juni 2024 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.
Machinex sendiri merupakan pameran berskala Internasional yang akan mengumpulkan lebih dari 600 exhibitor dari seluruh dunia, menampilkan lebih dari 30 ribu produk inovatif terkait mesin industri, teknologi, dan peralatan terbaru dengan fokus pada berbagai sektor seperti peralatan logistik dan rantai pasok, teknologi kompresor dan vakum, teknologi transmisi daya dan kontrol, mesin dan peralatan konstruksi, peralatan industri, teknologi pertanian, mesin plastik, mesin pengemasan dan pengolahan, dan mesin percetakan.
Dukungan PDF terhadap Machinex diresmikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Teguh Maianto selaku Ketua Umum PDF dan General Manager Meorient Exhibition International Larissa Zhou.
"Bagi kami di PDF, pameran Machinex bukan hanya tentang memperlihatkan kemajuan teknologi dalam mesin industri manufaktur, tapi juga tentang bagaimana kita, sebagai bangsa, dapat memanfaatkan momentum ini untuk memajukan produksi lokal dengan memanfaatkan teknologi dari luar guna meningkatkan daya saing industri kita di kancah global," ujar Teguh Maianto, Ketua Umum PDF di Aston Imperial Bekasi Hotel, Rabu (3/4/2024).
Lebih lanjut Teguh mengatakan bahwa pameran Machinex ini datang di waktu yang kritis bagi industri manufaktur Indonesia, yang telah mengalami fluktuasi signifikan dari tahun 2022 hingga 2023. Untuk industri pengemasan di Indonesia sendiri menunjukkan tren positif dan berkelanjutan, dengan fokus pada penggunaan teknologi canggih untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan produk. Berdasarkan data Institut Teknologi Bandung pada 2022 lalu, teknologi pengemasan sangat penting karena dapat memberikan daya tahan makanan yang lebih lama, yang penting dalam industri pangan yang merupakan salah satu sektor utama di Indonesia.
"Teknologi seperti Active & Intelligent Packaging, Modified Atmosphere Packaging (MAP), dan Vacuum Pack sedang berkembang, dengan tujuan menjaga keamanan dan kekuatan makanan serta mengurangi risiko terhadap makanan yang rentan rusak," kata Teguh.
Teguh juga menyoroti dorongan untuk menggunakan teknologi digital dalam mendukung aktivitas industri, termasuk pengemasan, menjadi lebih penting seiring dengan dampak pandemi Covid-19. Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern diharapkan dapat menopang proses produksi dan pemasaran secara lebih efisien.
“Pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai strategi memasuki era industri 4.0, dengan tujuan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030,” ujar Teguh menambahkan.
General Manager Meorient Exhibition International Larissa Zhou berterima kasih atas dukungan yang diberikan PDF dan meyakini bahwa Machinex akan berperan penting dalam memperkuat ekosistem dalam industri mesin manufaktur di Indonesia, khususnya di industri pengemasan. Ia juga berharap Machinex menjadi kesempatan emas bagi pelaku industri lokal untuk menjajaki kerjasama strategis dan wadah untuk transfer ilmu pengetahuan (knowledge transfer) and transfer teknologi (technology transfer).
“Dengan menghadirkan pemasok, produsen, dan distributor terkemuka dalam satu wadah, pameran ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran teknologi terbaru dan praktek terbaik, serta mempromosikan kolaborasi antar pelaku industri,” kata Larissa.
Lebih lanjut Teguh Maianto, Ketua Umum PDF mengundang semua stakeholders industri, termasuk perusahaan manufaktur, pembuat kebijakan, dan akademisi, untuk hadir dalam pameran Machinex. Menurutnya ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan bagi siapa saja yang terlibat dalam industri manufaktur dan ingin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui inovasi dan teknologi.
Berita Terkait
-
Kementerian PUPR Gunakan Teknologi Mobox di IKN
-
Dikira Boneka, Ade Kaget Ada Jasad Pria Tertumpuk Sampah di Gorong-gorong
-
Berinovasi, Buat, dan Sempurnakan: Alat Pengeditan Video Gratis Dinamis dari CapCut
-
Cerita Nusantara Jadi Ajang Brand Lokal untuk Masuk Pasar Mancanegara
-
Kolaborasi Dukung Indonesia Lebih Cakap Digital
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun