Mekanisme penyaluran sudah jelas dengan arahan dari Asabri ke PosIND, yaitu ke depan, sosialisasi hingga ke juru bayar sudah ada patokan dari Asabri. Pada usia 65 tahun, pengantaran harus langsung ke rumah. Pihak PosIND juga akan lebih mudah mengkomunikasikan kepada para pensiunan.
"Ini memang layanan yang positif. Kalau tadi saya sampaikan, ada sekitar 100 ribu yang dibayarkan di kantor pos, mungkin di tempat-tempat lain, di mitra-mitra bayar Asabri yang lainnya juga. Mungkin kalau memang membutuhkan layanan ini, kita berharap bisa bersinergi di bawah koordinasi Asabri, " ucap Haris.
Di tempat yang sama, Khaidir Abdurrahman, Direktur Hunungan Kelembagaan PT Asabri (Persero) mengamini penjelasan Haris.
"Di Asabri itu ada dua penerima yang aktif dan yang pensiun. Kalau yang aktif, saya kira tidak ada masalah, tapi yang pensiun, sudah sepuh, pakai kursi roda, itu sesuatu yang memprihatinkan. Maka sesuai arahan Pak Menhan, pada para pensiun ini, yang tadinya semua pejuang-pejuang kebangsaan kita ini, harus diberi pelayanan yang lebih. Coba lakukan layanan antar kepada semua beliau-beliau (para pensiunan). Para pejuang kita yang sudah berusia 65 tahun ke atas. Ini adalah salah satu upaya dari ASABRI untuk memberikan pelayanan yang maksimal, terutama dibantu oleh teman-teman dari 13 Mitra Asabri, salah satunya adalah dengan PT Pos Indonesia," kata Khaidir.
Khaidir pun menitipkan pesan terkait penyaluran dana pensiun yang berkolaborasi dengan PosIND.
"Pesan kami secara khusus, anak Asabri ini bermitra dengan tiga belas mitra, Bank Fosra, pemerintah, bank pemerintahan, dan Pos. Karena ini sifatnya amanah, maka kita coba melihat dari sisi positifnya. Kalau memang masih ada kekurangan di sana-sini, itu mungkin catatan bagi kita agar semua yang kita lakukan bisa perfect, bisa baik, dan memuaskan para penerima pensiun," kata Khaidir.
Pihak Asabri menegaskan, dasar utama kenapa melakukan sinergi dengan PosIND ini, yaitu dalam rangka memberi pelayanan terbaik terhadap para abdi negara. Melayani dengan baik melalui pelayanan PosIND dan bank mitra Asabri yang lain.
“Saya kira sangat jelas ya, bahwa kehadiran negara adalah untuk melayani warga negara, apalagi sekarang warga negara yang memang sudah berusia sepuh, itu adalah janji negara. Kewajiban negara untuk melayani seluruh lapisan masyarakat. Tapi hari ini negara baru mampu melakukan kepada yang sepuh-sepuh dulu. Untuk tahap pertama ini, kita akan lekukan layanan antar ke seluruh negeri, tapi nanti kita evaluasi. Kalau ini berjalan baik, mungkin kita akan turunkan lagi pada usia 60 tahun. Pada usia 60 tahun nanti juga akan menerima di tempat. Tapi tidak tertutup kemungkinan, teman-teman sekalian bahwa selama ini para bapak kita atau ibu yang sudah sepuh itu ingin ketemu, kumpul misalnya di kantor Asabri atau di Kantorpos, kita senang melihat beliau-beliau ini datang,” jelas Khaidir, yang datang bersama jajarannya, untuk melihat langsung proses penyaluran dana pensiun yang dilakukan pihak PosIND.
Apresiasi Para Pensiunan ASABRI
Baca Juga: Kunjungi Kantorpos Manado, Presiden Jokowi Apresiasi Penyaluran BLT El Nino Berjalan Lancar
Wainem, penerima dana pensiun dari mendiang suaminya, mengungkapkan kegembiraannya dikunjungi langsung jajaran PosIND dan ASABRi.
"Alhamdulillah senang sekali ya. Didatangin semua orang. Ya Allah ngimpi apa semalem. Tapi didatangin banyak tamu gitu. Kirain orangnya cuma dua, tiga orang. Itu nggak ada banyak. Alhamdulillah sih ditengok. Senang sekali saya," katanya.
Di usianya yang ke 80 tahun, Wainem memang sudah tidak bisa melakukan aktivitas yang berat. Bahkan berjalanpun sudah susah baginya. Sehari-hari ia ditemani saudara laki-lakinya yang membantunya bila ingin melakukan sesuatu.
"Terima kasih, Pos Indonesia. Terima kasih, PT Asabri. Uang pensiunnya sudah saya terima. Terima kasih, sangat bermanfaat untuk saya. Alhamdulillah. DIantar ramai-ramai juga, saya senang," tutur Wainem.
Senada dengan Wainem, penerima dana pensiun lainnya, Suminem yang berusia 85 tahun, merasa sangat bersyukur dan senang menerima dana pensiun yang diantar langsung ke rumah.
“Perasaannya ya senang, ditolong, dibantuin. Senang rasanya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Kinerja Penyaluran Bansos Tuai Pujian Pemerintah, Pos Indonesia Berkomitmen Jaga Kualitas
-
Pos Indonesia Dukung Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng dalam HUT ke-108 Sleman
-
Pola Kerja Pos Indonesia dalam Penyaluran Bansos Dinilai Efektif dan Memudahkan KPM
-
Pos Indonesia Kembali Salurkan Dana Bansos PKH dan Sembako di Mataram
-
Penyaluran Dana Bansos Sembako dan PKH di Kantorpos Tangsel oleh Pos Indonesia Capai 93%
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sering Naik Ojol? 7 Bedak Tabur Anti Polusi Ini Bikin Wajah Tetap Fresh dan Nggak Kusam
-
Barang Hilang Saat Kecelakaan Kereta? Ini Cara Klaim ke KAI agar Bisa Kembali
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Di Balik Sejarah Argo Bromo Anggrek, Kereta 'Raja Jalur Utara' yang Kini Jadi Sorotan