SuaraJakarta.id - Pelatih Persija Jakarta Carlos Pena siap memaksimalkan skuatnya yang ada, meski saat ini ditinggal tiga pemain yang melakukan persiapan untuk membela timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Sebanyak tiga pemain Persija, yakni Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Muhammad Ferarri dibawa pelatih timnas Shin Tae-yong untuk menjalani pemusatan latihan di Bali.
Pada saat yang bersamaan, Persija masih akan memainkan pertandingan BRI Liga 1, yang terdekat adalah menjamu Persik Kediri pada Minggu (1/12/2024).
"Tentu saja sebagai pelatih saya selalu ingin memiliki semua pemain saya. Saya ingin punya masalah untuk memilih anggota tim inti, saya ingin para pemain cadangan terbaik," kata Pelatih Carlos saat ditemui pada acara perayaan ulang tahun Persija ke-69 di Jakarta, Kamis (29/11/2024) seperti dimuat ANTARA.
"Tapi sebagaimana masalah stadion, saya tidak ingin mencari alasan, ini adalah situasi yang harus dihadapi. Kami kehilangan Dony, berikutnya kami akan kehilangan Ferarri, Hannan, pemain-pemain yang sangat penting. Tapi saya punya kepercayaan 100 persen kepada para pemain saya, untuk mendapatkan tiga poin dari Persik pada Minggu," tambahnya.
Menuju berakhirnya putaran pertama Liga 1, bursa transfer pun akan kembali dibuka. Namun Pelatih Carlos mengatakan dirinya belum menatap ke bursa transfer secara serius, dan memfokuskan diri pada pertandingan terdekat.
"Saat ini saya hanya fokus pada kemenangan atas Persik. Karena para pemain yang ada saat ini adalah pemain-pemain terbaik, karena mereka adalah pemain-pemain saya. Maka saat bursa transfer datang, seperti tim-tim lainnya, kami akan berusaha memperbaiki skuat. Tapi saat ini hanya fokus pada Persik Kediri. Itu adalah tiga poin yang sangat penting,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Mengenai wacana pembangunan stadion pribadi milik Persija, Pelatih Carlos menyambut hangat rencana tersebut. Sebab masalah kandang temporer bagi Persija, diakuinya sedikit-banyak mempengaruhi performa tim.
“Tentu (proses adaptasi) itu menjadi lebih sulit, karena bukan hanya karena lapangannya berbeda di setiap stadion. Sebagai manusia biasa, kami harus beradaptasi dengan tempat kerjanya. Rumputnya berbeda, cuacanya berbeda. Maka dibutuhkan waktu untuk beradaptasi” ucap mantan pelatih klub Thailand Ratchaburi itu.
“(Rencana pembangunan stadion) Itu sangat melegakan dan merupakan berita yang sangat bagus untuk klub. Karena seperti Anda ketahui, tidak mudah bagi semua orang untuk di klub, juga para penggemar, untuk memainkan setiap pertandingan di stadion yang berbeda. Jika pada masa yang akan datang klub ini memiliki kandang permanen, semua orang di klub akan merasa itu adalah keunggulan yang bagus,” kata pelatih muda itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Adopsi AI Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara, SML Luncurkan AI Entrepreneurship di BSD City
-
Mitsubishi Destinator Andalkan Kenyamanan Premium dan Performa Turbo di Kelas SUV Keluarga
-
5 Sepatu Lari untuk Traveling yang Ringan, Empuk, dan Tidak Bikin Koper Cepat Penuh
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Tetap Keren Dipakai Pakai Jeans, Cocok Buat Ngantor WFO
-
LRT Jakarta Diwacanakan Tembus PIK 2 dan Soetta, Solusi Ampuh Kurangi Mobil Pribadi?