SuaraJakarta.id - Petugas mulai menerapkan contraflow guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek karena musim libur Natal, Sabtu (21/12/2024).
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo di Cikampek mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas contraflow (ubah arah jalur kendaraan dari satu arah jadi dua arah) diterapkan untuk mengurai peningkatan volume lalu lintas.
Atas diskresi dari pihak kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol melakukan rekayasa lalu lintas contraflow arah Cikampek.
Rekayasa lalu lintas contraflow tersebut dibuka 1 lajur dari KM 55 sampai KM 65 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 09.40 WIB.
Dengan diterapkannya rekayasa lalu lintas contraflow, pihak Jasamarga mengimbau agar pengguna jalan berhati-hati dan mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan.
Ria juga menyampaikan agar seluruh pengguna jalan memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di rest area.
Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah terjadi sejak Jumat (20/12) malam hingga Sabtu pagi. Kendaraan yang melintas di jalan tol itu didominasi kendaraan pribadi.
Tingginya volume lalu lintas di jalan tol itu juga berdampak terhadap kepadatan di rest area jalan tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.
Sementara itu, memasuki musim libur Natal dan Tahun Baru, PT Jasamarga mencatat terjadinya lonjakan kendaraan yang melintasi jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Kerahkan Empat Ribu Lebih Personel Gabungan Amankan Nataru 2025
Kondisi itu terlihat dari meningkatnya volume lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama pada Rabu (18/12) hingga Kamis (18/12).
Sebanyak 64.383 kendaraan melintas menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Total volume kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama ini naik 21,1 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 53.178 kendaraan.
Sedangkan untuk kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa tercatat sebanyak 57.554 kendaraan atau naik 14,34 persen dari lalu lintas normal sebanyak 50.334 kendaraan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?