SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melantik 668 pejabat fungsional guru ahli pertama di Balai Kota Jakarta, Senin.
Menurutnya, pelantikan ini penting, sebab peran guru sangat vital dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul masa depan dan berdaya saing global.
“Di tangan saudara-saudara sekalian kemajuan bangsa Indonesia akan bisa diwujudkan. Saudara sekalian bertugas dan berkewajiban membentuk dan menyiapkan SDM unggul di semua tingkatan, untuk menjadi SDM yang berdaya saing dan mampu berkompetisi di tingkat global,” kata Pramono di Jakarta, Senin (3/3/2025) seperti dimuat ANTARA.
Dalam kesempatan ini, Pramono menegaskan, diperlukan tekad besar untuk menjadi seorang guru agar dapat mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.
Ia juga menyebutkan, peran guru sangat penting bagi transformasi Jakarta menjadi kota global dengan menciptakan SDM unggul.
Oleh karena itu, ia berharap, melalui peran guru, peringkat Jakarta dalam ranking kota global dapat terus ditingkatkan.
“Jakarta merupakan kota global, rankingnya masih nomor 74 dari 156. Saya sungguh-sungguh berkeinginan di akhir jabatan saya, mudah-mudahan ranking kota globalnya naik dengan signifikan. Apa yang harus diubah, yang paling utama adalah SDM,” kata Pramono.
Pramono meyakini, dengan SDM yang unggul, pembangunan Jakarta akan lebih baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Karena itu, ia berharap para pejabat fungsional guru terus menjunjung profesionalisme dan integritas, sehingga dikenang sebagai sosok yang membawa kehidupan Jakarta jadi lebih baik, SDM lebih unggul dan pelayanan kepada masyarakat lebih mudah.
Baca Juga: Tinjau Banjir di Jakarta, Rano Karno Akui Pintu Air di Jakarta Lebih Rumit
Ia juga berpesan kepada para guru untuk melayani masyarakat dengan hati.
Sebanyak 668 pejabat fungsional guru ahli pertama yang dilantik Gubernur Pramono terdiri dari 404 guru Sekolah Dasar (SD), 108 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), 101 guru Sekolah Menengah Atas (SMA), 17 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 9 guru Taman Kanak-Kanak (TK), dan 29 guru Sekolah Luar Biasa (SLB).
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up
-
Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan
-
Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU