Scroll untuk membaca artikel
Reky Kalumata
Rabu, 26 Maret 2025 | 11:16 WIB
Anak-anak bersama orang tua memadati lapak penjual mainan di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Selasa (25/3/2025). (ANTARA/Yamsyina Hawnan)

SuaraJakarta.id - Para penjual mainan di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Selasa, mengakui penjualan mainan di kawasan yang dikenal sebagai pusat perdagangan mainan dan pernak-pernik di Jakarta itu semakin ramai menjelang hari raya Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025.

Hal itu terlihat dari antusiasme pedagang dan pembeli terhadap keberagaman produk mainan yang dijual, terutama menjelang Lebaran, saat anak-anak sering mendapat hadiah dari keluarga.

Kinah (51), salah satu pedagang mainan di Pasar Asemka, mengatakan bahwa meski dirinya telah berjualan mainan di pasar ini sejak lama, tren belanja mainan menjelang Lebaran semakin ramai.

"Sekarang banyak (pedagang lain) yang baru datang atau ganti produk jadi jual mainan, karena anak-anak memang ramai terus. Yang paling banyak dibeli itu mainan mobil-mobilan sama slime atau squishy," ungkapnya seperti dimuat ANTARA.

Baca Juga: Dinas TKTE Akui Jakarta Kekurangan Pengawas THR, 40 Orang Awasi 300 Ribu Lebih Perusahaan

Harga mainan yang ia jual bervariasi mulai dari Rp15.000 hingga Rp50.000, bahkan bisa lebih mahal untuk mainan mobil yang dilengkapi dengan mesin baterai.

Sementara itu Nino (45), mengaku kembali membeli mainan untuk anak-anaknya di Pasar Asemka pada Lebaran kali ini.

"Saya belanja ke sini soalnya lebih murah dibandingkan dengan tempat lain, apalagi kalau belanja online harganya enggak jauh beda," jelasnya.

Di sini, kedua anaknya yang masih di bangku sekolah dasar membeli beberapa mainan mobil-mobilan dan juga pernak-pernik.

Ia mengungkapkan bahwa belanja di Pasar Asemka juga lebih praktis karena letaknya yang dekat dengan tempat tinggalnya di kawasan Glodok.

Baca Juga: Satpol PP Jakarta Siagakan 1.300 Personel Amankan Lebaran 2025

Hal serupa juga diungkapkan Tamara (48), seorang pembeli lainnya, yang membeli mainan dengan tujuan untuk dijual kembali.

"Saya biasanya jual balon tiup atau squishy kecil-kecil di warung saya. Apalagi pas Lebaran, anak-anak kan pada dapat THR, jadinya mainan-mainan di warung cepat habis," tambahnya.

Tamara juga merasa puas dengan harga yang ditawarkan di Pasar Asemka, terutama setelah tiap tahun dia rajin berbelanja di kawasan tersebut, mendapatkan potongan harga dari kios tempatnya biasa berbelanja.

Pasar Asemka di Jakarta Barat dikenal sebagai salah satu destinasi belanja pernak-pernik kebutuhan rumah tangga serta mainan anak. Tidak hanya mainan anak, pasar ini juga banyak menjajakan souvenir pernikahan dan peralatan elektronik serta aksesoris ponsel. Kawasan ini juga menjual beragam pernak-pernik hiasan untuk momentum tertentu seperti Natal, Tahun Baru hingga Imlek.

Ornamen Khas Lebaran Masih Jadi Incaran Pembeli di Pasar Asemka

Sejumlah ornamen dan pernak-pernik khas Lebaran atau Idul Fitri di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Selasa, masih menjadi incaran para pembeli untuk kebutuhan pribadi maupun untuk dijual kembali.

Pedagang yang ditemui di Pasar Asemka, Selasa, mengaku penjualan tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun lalu. Meski demikian mereka tetap optimis ornamen Lebaran masih jadi buruan para pembeli.

Salah seorang pedagang pernak-pernik Lebaran, Utik (55), mengatakan meskipun ada penurunan penjualan akibat dampak PHK dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak sebanyak sebelumnya, pembeli tetap mencari barang-barang untuk keperluan Lebaran.

"Mulai minggu kemarin, banyak yang cari ornamen ketupat atau hiasan masjid, ada juga yang cari amplop uang untuk hari raya," tuturnya.

Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp10.000 untuk hiasan kecil hingga Rp300.000 untuk ornamen yang lebih besar dan mewah. Sementara untuk amplop uang dibanderol seharga Rp10.000 untuk tiga paket amplop berisi 10 lembar.

Tohar (62), pedagang lainnya, menambahkan bahwa meskipun tahun ini lebih sepi dibandingkan tahun lalu, penjualannya tetap meningkat dibanding bulan-bulan lainnya.

"Ya memang enggak beda jauh ya kalau dari tahun lalu, tapi dibanding bulan kemarin pendapatan saya alhamdulillah naik," tuturnya.

Setiap bulannya, Tohar menyesuaikan barang yang ia jual dengan momentum perayaan yang ada. Sebelumnya, dia menjual pernak-pernik tahun baru untuk pergantian tahun, serta petasan dan hiasan merah untuk perayaan Imlek.

"Kalau bulan puasa ini, yang paling banyak dicari itu tas dengan tulisan hari raya atau hiasan tempel seperti ketupat dan mesjid," katanya.

Para pembeli juga mengungkapkan alasan mereka memilih berbelanja langsung di Pasar Asemka. Melda (38), salah seorang pembeli, mengatakan bahwa ia lebih suka membeli ornamen di pasar ini karena lebih praktis dan harganya lebih murah.

"Saya beli di sini karena harganya lebih terjangkau dan bisa cek langsung kualitasnya. Di online kan harus nunggu pengiriman, kalau butuhnya mepet ya saya ke sini," katanya.

Selain itu, terkadang dia juga membuka jasa titip (jastip) untuk tetangganya yang juga mencari hiasan jelang Lebaran.

Pasar Asemka merupakan salah satu destinasi belanja, khususnya untuk berburu pernak-pernik atau kebutuhan rumah tangga. Para pedagang di kawasan ini umumnya menjual barang-barang sesuai momentum seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, Lebaran, hingga persiapan tahun ajaran baru.

Load More