"Diharapkan pada 2027 pembangunan fisik dermaga wisata ini sudah bisa dimulai," kata Syafrin.
Saat ini, beberapa dermaga di Kepulauan Seribu telah beroperasi, seperti dermaga timur Pulau Pramuka dan Kelurahan Pulau Panggang, serta pelabuhan utama di Ancol.
Ke depan, Pemprov DKI Jakarta juga berencana untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan di Pulau Kelapa dalam mendukung konektivitas dan distribusi wisatawan di wilayah kepulauan tersebut.
"Kami sudah menyelesaikan beberapa dermaga, dan berikutnya akan dilanjutkan dengan pembangunan pelabuhan di Pulau Kelapa," tambah Syafrin.
Dampak Positif bagi Pariwisata dan Ekonomi
Pembangunan dermaga di Kawasan PIK diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Dengan berdirinya dermaga tersebut diharapkan bisa membuat akses lebih cepat dan mudah, sehingga wisatawan menjadi bakal lebih tertarik untuk berkunjung ke Kepulauan Seribu.
Selain itu, proyek ini juga berpotensi untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata dan transportasi laut.
Lebih lanjut, pemerintah optimis bahwa infrastruktur yang dibangun tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai destinasi wisata bahari.
Baca Juga: Panen Raya di 30 Lokasi di Jakarta Barat Hasilkan Ratusan Kilogram Ikan dan Sayuran
Selain memberikan kenyamanan bagi wisatawan, proyek tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat, terutama di sektor transportasi, perhotelan, dan kuliner.
Dengan langkah ini, Jakarta akan semakin menguatkan posisinya sebagai kota metropolitan yang tidak hanya maju dalam bidang ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata bahari.
Masyarakat pun diharapkan dapat turut mendukung pengembangan wisata ini demi kesejahteraan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
7 Cara Ampuh Atasi Rambut Lepek karena Helm Ojek Online, Tanpa Keramas Langsung Fresh Seketika
-
Pekan Boedaja Dorong Aktivasi Kawasan Batavia Lewat Event Berbasis Budaya
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Jarang Diketahui! Cara Hemat Naik LRT & MRT Jakarta, Bisa Irit Ratusan Ribu Sebulan