Warga meminta pemerintah menambah kuota mudik gratis pada Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri pada 1447 Hijriah.
"Biasanya yang dapat hanya orang-orang tertentu. Jadi kasihan yang orang-orang menengah biar juga ikut kebagian," kata warga bernama Munza saat ditemui di Terminal Lebak Bulus Jakarta, Kamis seperti dimuat ANTARA.
Munza mengatakan, dirinya bersama keluarga terlambat mengambil kuota bus menuju Jepara dikarenakan sistem siapa cepat dia dapat.
Kini, Munza harus merogoh kocek lebih untuk bisa mudik dengan harga tiket yang jauh lebih tinggi.
"Tiketnya biasa Rp600 ribu lebih mahal dari biasanya yang hanya Rp260 ribu. Jadi naik sampai tiga kali lipat," ujarnya.
Karena itu, dia berharap agar pemerintah lebih mau mendengarkan kebutuhan masyarakat terutama pada musim Lebaran lantaran permintaan tiket yang terbilang melonjak.
Sementara, warga asal Surabaya bernama Ahmad juga mengapresiasi adanya kuota mudik yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Biasanya sudah siapin dana buat beli tiket pulang kampung, sekarang dengan ada mudik gratis. Jadi saya merasa terbantu," ujar Ahmad.
Mudik gratis dari Pemprov DKI Jakarta diberangkatkan pada Kamis ini yang serentak akan dilakukan di Monas, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Jakarta Bebas Krisis Air? Gubernur Pramono Percepat Target Air Bersih 100 Persen di Tahun 2029
Pada pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta gelombang pertama, tersedia 521 unit bus dengan 22.403 kursi. Rinciannya, sebanyak 12.599 penumpang mudik gratis dan balik gratis sebanyak 9.804 penumpang.
Termasuk, 20 truk untuk mengangkut sepeda motor telah disiapkan dengan rincian 293 bus saat arus mudik dengan kuota 12.599 orang.
Kemudian, Pemprov DKI menyediakan 27 unit bus tambahan untuk program Mudik Gratis 2025 pada gelombang kedua.
Sementara untuk arus balik, tersedia sebanyak 228 bus untuk mengangkut 9.804 orang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi