Kemenhub memberangkatkan sebanyak 512 bus mudik gratis dari Jakarta ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian pemerintah menjelang Lebaran 2025 atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Sebanyak 21.536 orang memenuhi kuota penumpang dari bus tersebut dan sebanyak 63 bus diberangkatkan dari Terminal Pulo Gebang.
Tujuan mudik gratis ini untuk meringankan beban pemudik yang ingin kembali ke kampung halaman. Tentunya program ini juga diharapkan dapat memacu pelayanan agar lebih baik melayani masyarakat.
Kemudian, pihaknya menyiapkan sekitar 200 bus dari kampung masing-masing untuk kembali ke Jakarta demi memastikan mereka terlayani dengan baik.
Penumpang di Pulogebang Sarankan Kemenhub Perbaiki Sistem Mudik Gratis
Sejumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, menyarankan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperbaiki sistem mudik gratis agar pelayanan menjadi lebih baik.
"Saya sarankan agar sistem dalam website pendaftaran mudik gratis bisa lebih diperbaiki karena sempat down," kata penumpang bernama Sandy saat ditemui di Terminal Pulogebang Jakarta, Kamis.
Penumpang dengan tujuan Semarang itu mengatakan, saat pendaftaran sudah siap satu jam sebelumnya, namun ketika mengisi biodata ternyata laman tersebut berhenti berproses.
Kemudian, saat dia mencoba kembali laman itu malah data yang sudah diisinya hilang sehingga harus mengisi kembali. "Saya saran semoga bisa diperbaiki kembali," ujarnya.
Baca Juga: Peserta Mudik Gratis Pemprov Jakarta Siap Berangkat ke Kampung Halaman
Terlepas dari hal tersebut, dia mengaku sudah berkali-kali mengikuti program mudik gratis dan bisa menghemat biaya transportasi menuju ke kampung halaman.
Dia mengapresiasi adanya program mudik gratis sehingga diharapkan pemerintah mampu berbenah lebih baik ke depannya.
"Saya sudah lama ikut program mudik gratis. Lumayan berhemat karena harga tiket ke Semarang biasanya Rp300 ribuan sekarang naik jadi Rp700 ribu," katanya.
Warga asal Wonogiri bernama Wawan mengaku sempat bingung mencari letak lokasi bus tujuan lantaran tidak ada penanda.
"Saya saran untuk lebih diarahkan petugas, akan lebih baik lagi kalau ada penanda letak bus tujuan agar tidak bingung," ujar Wawan.
Wawan berharap agar penyelenggara mampu mendengarkan sarannya agar sistem mudik gratis semakin diminati masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur
-
BRI Pimpin Daftar Merek Paling Bernilai di Indonesia Selama Empat Tahun Berturut-turut
-
Bikin Weekend Lebih Istimewa, Berikut Promo Nonton The Premiere untuk Nasabah BRI
-
Diskon MCU hingga 20%, Simak Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Perkuat Standar Pelayanan, PKSS Gelar Jambore Satpam 2026 di 34 Cabang Indonesia