Scroll untuk membaca artikel
Bangun Santoso
Senin, 31 Maret 2025 | 15:46 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan Terminal Manggarai, Jakarta, Rabu (5/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraJakarta.id - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengantisipasi titik tempat wisata pada hari kedua Lebaran 2025.

“Besok, mulai 1 April, harus kita antisipasi beberapa lokasi wisata Jakarta seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ragunan, Kota Tua, Monas, Ancol, juga di kawasan PIK (Pantai Indah Kapuk),” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dijumpai di Jakarta, Senin (31/3).

Syafrin mengatakan, pada saat itu diprakirakan akan ramai dikunjungi masyarakat.

Untuk itu, kata Syafrin, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerjasama dengan kepolisian dan TNI untuk melakukan manajemen rekayasa lalu lintas.

Baca Juga: Air Mata Bang Doel Pecah di Lebaran Betawi: Tradisi Potong Kebo yang Hilang Kini Kembali

“Seperti contoh di kawasan Ragunan, nanti akan diterapkan satu arah pada jam enam pagi sampai dengan jam 10, itu masuk ke Ragunan ke arah Selatan. Sore, hari itu juga akan diterapkan sistem satu arah keluar Ragunan ke arah TB Simatupang,” kata Syafrin sebagaimana dilansir Antara.

Sementara itu, Syafrin mengatakan manajemen rekayasa lalu lintas di tempat wisata lainnya bersifat situasional.

“Seperti contoh di Ancol, begitu ada kepadatan kita akan melakukan pengaturan bagaimana akses masuk dan keluar tol itu dilakukan pembatasan," katanya.

Tetapi itu, kata dia, sifatnya situasional melihat kondisi di lapangan.

Demikian pula halnya yang di kawasan PIK, sebagai destinasi wisata baru.

Baca Juga: Margasatwa Ragunan Bidik 600.000 Pengunjung Pada Libur Lebaran 2025

"Begitu ada libur nasional, libur panjang, biasanya kawasan PIK akan sangat padat pengunjung,” kata Syafrin.

Dia berharap, masyarakat dapat menyesuaikan kondisi tersebut dan mengambil jalur alternatif apabila pada saat diberlakukan sistem satu arah di lokasi tersebut.

Lebih lanjut, Syafrin mengatakan, selama libur Lebaran, Dishub DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 2.800 tugas.

“Tentu kita bersama-sama dengan kepolisian dan TNI. Juga ada rekan-rekan dari Satpol PP,” kata Syafrin.

TPU Karet Bivak Penuh di Hari Lebaran Pertama

Warga melakukan ziarah kubur di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (22/2/2025). Sementara suasana lalu lintas di sekitar lokasi terpantau banyak kendaraan peziarah terparkir di pinggir jalan. Hal ini kemudian berdampak pada arus lalu lintas di sekitar TPU menjadi tersendat [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, situasi arus lalu lintas di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat padat karena banyaknya peziarah saat Lebaran, Senin (31/3).

Pukul 10.00 WIB, terpantau banyak kendaraan peziarah terparkir di pinggir jalan. Hal ini kemudian berdampak pada arus lalu lintas di sekitar TPU menjadi tersendat.

Meskipun sulitnya mendapatkan parkir dan padatnya arus lalu lintas, hal ini tak menyurutkan semarak masyarakat untuk melakukan ziarah kubur.

“Tadi habis shalat, salam-salaman dulu sungkeman seperti biasa. Terus memang tiap tahun menyempatkan dulu ke sini, ke makam kakak saya sama bapak, baru keliling ke rumah saudara,” kata Abdu (37) asal Cakung.

Usai berziarah, para peziarah pun tampak menikmati aneka dagangan makanan dan minuman yang ada di area luar gerbang. Misalnya seperti mie ayam, bakso, dan aneka es.

Para perawat makam juga tampak sibuk membersihkan dan merawat makam di TPU ini. Sejak usai menjalankan ibadah sholat, mereka langsung menuju ke TPU.

Salah satunya adalah Husni (60) yang sudah lima tahun menjadi perawat makam di TPU Karet Bivak. Dia mengatakan, biasanya merawat hingga 13 makam per harinya.

Namun di momen Lebaran kali ini, dia lebih sibuk dari biasanya. Dia pun bersyukur bisa mendapatkan rezeki berupa uang tip dari para peziarah.

“Alhamdulillah, tahun ini bisa dibilang ramai. Walau nggak terlalu kalo di hari lebaran. Ramainya itu biasanya pas munggahan, sama H-1 Lebaran,” kata Husni.

Load More