SuaraJakarta.id - Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno menyambut rencana perluasan layanan Transjakarta jadi Transjabodetabek. Kebijakan ini dinilai akan menambah penggunana angkutan umum di wilayah Jabodetabek.
Djoko mengatakan, perluasan layanan Transjabodetabek diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi yang memasuki Jakarta.
"Dengan rencana tersebut bisa untuk memastikan target 60 persen warga Jabodetabek beralih menggunakan angkutan umum," ujar Djoko kepada wartawan, Minggu (6/4/2025).
Djoko menekankan bahwa salah satu faktor penting dalam mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi adalah menyediakan layanan angkutan umum yang menjangkau kawasan perumahan. Hal ini menjadi langkah krusial agar warga lebih memilih moda transportasi umum.
Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menguji coba empat rute baru bus Transjabodetabek yang akan melayani wilayah dari Alam Sutera hingga Vida Bekasi. Keempat rute ini sedang dikoordinasikan dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
"Pertama, untuk wilayah Bekasi, akan ada layanan dari Vida Bekasi ke Cawang Jakarta. Kedua, untuk di Bogor, akan ada layanan dari Kota Wisata, Cibubur, ke Cawang, Jakarta," ujar Djoko menjelaskan rincian rute tersebut.
Lebih lanjut, Djoko menjabarkan bahwa rute ketiga dan keempat akan mencakup wilayah Tangerang, yakni dari Alam Sutera menuju Blok M, Jakarta, dan Binong ke Grogol, Jakarta.
Sejak diluncurkan pada 2017, layanan JR Connexion (JRC) telah melayani 23 permukiman di kawasan Bodetabek. Saat ini, BPTJ Kementerian Perhubungan berencana untuk menyediakan bus JR Connexion di 117 titik kawasan permukiman Jabodetabek.
"Tahun ini ditargetkan ada 40 titik yang terlayani," ujarnya.
Baca Juga: Transjabodetabek Siap Mengaspal! Ini 4 Rute Pertama yang akan Diuji Coba
Djoko juga mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Pengelola Tapera (2023), terdapat 2.010 perumahan di wilayah Jabodetabek. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.824 perumahan di luar Jakarta perlu mendapatkan layanan angkutan umum.
"Layanan angkutan umum dapat berupa angkutan penghubung (feeder) menuju stasiun KRL Jabodetabek, Stasiun LRT Jabodebek, atau halte rute Trans Jabodetabek terdekat," pungkasnya.
Sebelumnya, Djoko Setijowarno menilai perluasan layanan Transjabodetabek akan membantu mengurangi ketergantungan penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta.
“Rencana perluasan layanan Transjabodetabek akan sangat membantu mengurangi penggunaan pribadi ke Kota Jakarta. Juga untuk memastikan target 60 persen warga Jabodetabek beralih menggunakan angkutan umum,” kata Djoko lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu lalu.
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat itu juga menyebut penerapan jalan berbayar dibutuhkan untuk mengendalikan mobilitas kendaraan pribadi di Jakarta.
“Penerapan jalan berbayar atau ERP (electronic road pricing) perlu dipertimbangkan untuk mengendalikan mobilitas kendaraan pribadi di Jakarta,” katanya.
Berita Terkait
-
Transjabodetabek Siap Mengaspal! Ini 4 Rute Pertama yang akan Diuji Coba
-
Terminal Kalideres Dapat Tambahan Bus Transjakarta untuk Lebaran 2025
-
Transjakarta Sesuaikan Layanan selama Lebaran, Baru Beroperasi Pukul 09.00 WIB
-
Transjakarta akan Sediakan Takjil Gratis Selama Ramadan di 14 Koridor
-
Transjakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Dalam Bus Selama Ramadan
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka
-
PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)