SuaraJakarta.id - Libur panjang sering kali menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu untuk melepaskan penat, menjelajahi tempat wisata, atau sekadar quality time bersama keluarga.
Namun sayangnya, euforia berlibur kadang membuat anggaran belanja membengkak melebihi rencana.
Mulai dari akomodasi yang naik harga, biaya makan tak terduga, hingga belanja oleh-oleh yang impulsif.
Ketika tabungan mulai menipis, sementara kebutuhan mendesak tetap harus dipenuhi.
Sebagian orang mempertimbangkan untuk menggunakan layanan pinjaman online (pinjol) sebagai solusi jangka pendek.
Namun, penting untuk tetap bijak dalam memilih pinjol, karena jika salah langkah, Anda bisa terjerat bunga tinggi, penagihan kasar, atau data pribadi yang disalahgunakan.
Artikel ini akan membahas tips aman memilih pinjaman online saat dana liburan membengkak, lengkap dengan panduan memilih platform legal, transparan, dan terpercaya.
1. Pastikan Pinjol Terdaftar di OJK
Hal paling utama sebelum Anda mengajukan pinjaman adalah memeriksa apakah layanan pinjol tersebut sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Libur Panjang, Donatur Bagi-Bagi Saldo Dana Kaget Ratusan Ribu! Bisa Beli Tiket Wisata
Pinjol legal wajib tunduk pada aturan OJK, termasuk batasan bunga, cara penagihan, dan perlindungan data pribadi konsumen.
Anda bisa mengecek daftar pinjol resmi terbaru melalui situs web OJK atau aplikasi OJK resmi seperti i-Know.
Tips: Hindari tergiur iming-iming “pinjam langsung cair” tanpa proses verifikasi. Pinjol ilegal seringkali tak memiliki izin dan berpotensi menyalahgunakan data Anda.
2. Bandingkan Bunga dan Biaya Lainnya
Sebelum memilih platform pinjaman, luangkan waktu untuk membandingkan bunga, biaya administrasi, dan tenor pinjaman antar penyedia layanan.
Pinjol legal biasanya menetapkan bunga maksimum 0,4% per hari dan total biaya maksimum 100% dari jumlah pinjaman sesuai ketentuan OJK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal
-
Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah
-
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres