SuaraJakarta.id - Momen ketika notifikasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) masuk ke rekening adalah salah satu momen paling membahagiakan bagi seorang pelaku UMKM.
Rasanya seperti mendapat suntikan energi baru. Rencana-rencana besar untuk mengembangkan usaha yang tadinya hanya angan-angan, kini terasa di depan mata.
Namun, di balik euforia tersebut, ada sebuah tanggung jawab besar. Dana KUR bukanlah uang gratis; ia adalah amanah yang harus dikelola dengan disiplin baja.
Banyak kisah sukses UMKM yang melesat berkat KUR, tetapi tak sedikit pula cerita sedih di mana dana tersebut justru menjadi awal dari mimpi buruk bernama kredit macet.
Salah kelola dana KUR tidak hanya akan menghancurkan skor kredit Anda di SLIK OJK, tetapi juga bisa menyeret usaha yang sudah Anda rintis dengan susah payah ke jurang kebangkrutan.
Lantas, bagaimana cara cerdas dan amanah dalam mengelola dana KUR agar ia benar-benar menjadi akselerator bisnis, bukan bumerang?
Pisahkan Uang Usaha dan Uang Pribadi
Ini adalah aturan nomor satu yang tidak bisa ditawar. Kesalahan fatal yang paling sering dilakukan pengusaha pemula adalah mencampuradukkan keuangan bisnis dengan kebutuhan pribadi.
Begitu dana KUR cair, langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah:
Baca Juga: Pemkab Kediri Siapkan Rumah Kemasan bagi Pelaku UMKM
- Buka Rekening Terpisah: Jika belum punya, segera buka rekening bank baru yang khusus didedikasikan untuk usaha. Pindahkan seluruh dana KUR ke rekening ini.
- Tetapkan Gaji untuk Diri Sendiri: Tentukan berapa "gaji" yang akan Anda ambil dari usaha setiap bulan.
Transfer jumlah tersebut ke rekening pribadi Anda. Di luar itu, jangan pernah menyentuh uang di rekening usaha untuk keperluan pribadi seperti jajan, belanja, atau liburan.
Pemisahan ini akan memberikan kejelasan luar biasa terhadap kesehatan arus kas bisnis Anda dan mencegah "kebocoran halus" yang tidak terasa namun mematikan.
Patuhi Rencana Awal Anda
Ingat kembali proposal atau rencana yang Anda ajukan ke bank saat pengajuan KUR.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
-
7 Mobil Daihatsu Bekas untuk Pemula, Perawatannya Murah dan Tidak Ribet
-
8 Alasan Honda Civic Batman Bekas untuk Anak Mobil, Sedan Ganteng yang Tak Lekang Zaman
-
7 Pilihan Mobil Bekas yang Bisa Diandalkan untuk Perjalanan Sehari-hari Tanpa Was-was
-
Cek Fakta: Viral Menag RI Sebut Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun, Ini Faktanya!