Tasmalinda
Jum'at, 09 Januari 2026 | 18:35 WIB
Ilustrasi umat Islam. Cek Fakta viral Menag RI sebut dua juta umat muslim murtad
Baca 10 detik
  • Sebuah unggahan viral di media sosial mengklaim Menag RI menyatakan dua juta Muslim murtad setiap tahun, memicu reaksi publik.
  • Penelusuran fakta menunjukkan tidak ada pernyataan resmi Menag RI yang menyebutkan angka dua juta murtad per tahun.
  • Kesimpulan menyatakan klaim tersebut adalah hoaks karena tidak didukung kutipan atau dokumentasi resmi dari sumber kredibel.

SuaraJakarta.id - Sebuah unggahan viral di media sosial mengklaim bahwa Menteri Agama Republik Indonesia (Menag) membuat pernyataan mengejutkan: setiap tahun dua juta umat Muslim murtad dari Islam. Klaim tersebut bukan hanya kontroversial, tetapi juga langsung memicu reaksi luas dari pengguna platform seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp.

Akun Facebook “Tika” pada Rabu (7/1/2026) mengunggah foto [arsip] yang memperlihatkan sosok Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar.

Unggahan disertai narasi:

Menurut MENTRI AGAMA RI, sebanyak 2 juta Muslim Indonesia murtad dan memeluk agama Kristen setiap tahun. Jika ini berlanjut, diperkirakan pada tahun 2035, jumlah umat Kristen Indonesia sama dengan jumlah umat Muslim. Pada tahun itu, Indonesia tidak akan lagi disebut sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Akankah kita umat Islam akan diam, membiarkan populasi muslim tergerus oleh waktu karena ulah umat Islam sendiri.

Hingga Kamis (8/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 1.260 tanda suka, 2.400-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 100 kali.

Namun sebelum Anda langsung percaya atau ikut menyebarkannya, cek dulu fakta yang sebenarnya, karena klaim ini ternyata tidak benar dan menyesatkan.

cek fakta warga islam murtad tiap tahun

Hasil Penelusuran Fakta
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri klaim ini secara menyeluruh dan menemukan bahwa:

  1. Tidak ada pernyataan resmi dari Menteri Agama RI yang menyebut angka “dua juta umat Muslim murtad setiap tahun.”
  2.  Tidak ada kutipan pidato, wawancara, atau pernyataan pers dari Menag yang memuat klaim tersebut.
  3. Pencarian di media nasional kredibel seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, dan lainnya tidak menemukan pemberitaan yang menguatkan klaim itu.
  4. Unggahan viral hanya berupa screenshot teks yang tampak diambil dari sumber anonim atau tidak terverifikasi — dan tidak memiliki tautan atau dokumentasi resmi.

Dengan demikian, klaim tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat atau sumber terpercaya.

Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan

Baca Juga: Cek Fakta: Klaim Presiden Sementara Venezuela Tegaskan Bakal Lawan AS, Ini Faktanya

Klaim bahwa Menag RI mengatakan dua juta umat Muslim murtad tiap tahun adalah SALAH dan menyesatkan.
Unggahan yang beredar merupakan konten hoaks yang memakai nama pejabat publik untuk menarik perhatian, tanpa dukungan data atau kutipan resmi.

Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Informasi seperti ini berpotensi:

1, Memicu keresahan atau kontroversi di tengah masyarakat.

2. Menyalahartikan posisi pejabat negara dalam isu sensitif agama.

3. Menciptakan narasi tanpa dasar fakta yang dapat merusak kepercayaan publik.

Topik soal keyakinan, pindah agama, dan angka statistik membutuhkan rujukan data resmi dari lembaga yang kredibel, bukan sekadar unggahan teks anonim.

Load More