- Sebuah video viral mengklaim DPRD Jawa Barat mengusulkan vasektomi sebagai syarat bansos, memicu pro-kontra publik luas.
- Hasil penelusuran membuktikan klaim tersebut tidak benar; video tidak memiliki sumber atau konteks rapat yang jelas.
- Tidak ada pernyataan resmi atau pemberitaan media arus utama yang mendukung isu DPRD Jabar membahas kebijakan kontroversial tersebut.
SuaraJakarta.id - Sebuah video yang belakangan viral di media sosial mengklaim bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menggelar rapat yang berisi usulan kontroversial: menjadikan vasektomi atau sterilisasi pria sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos). Unggahan ini tersebar cepat di platform seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp, serta memancing pro-kontra dari netizen.
Pada Minggu (21/12/2025), beredar sebuah video (arsip cadangan) di Facebook oleh Page “Calon Jutawan” (facebook.com/profile.php?id=61580540480804) dengan narasi:
“DPR jawa Barat
#fyp #jangkauan #viral”
di unggahannya.
Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah disukai 34 ribu kali, mendapatkan 2.5 ribu komentar, dibagikan 4.1 ribu kali, dan sudah dilihat 1.5 juta kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Namun sebelum Anda ikut menilai atau menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya — karena klaim ini tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan viral itu menampilkan potongan video rapat dengan teks yang seolah-olah menunjukkan bahwa anggota DPRD Jawa Barat sedang mendiskusikan usulan bahwa laki-laki harus melakukan vasektomi agar layak menerima program bantuan sosial dari pemerintah daerah. Narasi itu kemudian dibagikan luas dengan judul provokatif yang memancing emosi publik.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo melakukan penelusuran menyeluruh dan menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar pada fakta nyata:
1. Video yang beredar bukan rekaman rapat DPRD Jawa Barat tentang vasektomi dan bansos.
Potongan video tersebut tidak memiliki bukti sumber yang jelas, konteks waktu, atau penjelasan resmi terkait agenda rapat yang disebutkan.
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Menteri Bahlil Minta PLN Menaikkan Harga Token Listrik 2026, Benarkah?
2. Tidak ada pernyataan resmi dari DPRD Jawa Barat maupun perwakilan legislatif daerah yang menyebutkan agenda vasektomi sebagai syarat penerimaan bansos.
Baik akun media sosial DPRD Jawa Barat, situs web pemerintah provinsi Jabar, maupun kanal resmi anggota legislatif tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.
3. Tidak ada pemberitaan di media arus utama — seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, atau media besar lain — yang melaporkan bahwa DPRD Jabar pernah membahas atau mengusulkan kebijakan kontroversial seperti itu.
4. Potongan video yang digunakan sering kali diambil di luar konteks yang sebenarnya, kemudian diberi narasi baru yang tidak sesuai fakta untuk memberi kesan seolah itu adalah rapat terkait bansos dan vasektomi.
Dengan demikian, klaim bahwa DPRD Jawa Barat pernah mengusulkan vasektomi sebagai syarat mendapatkan bantuan sosial tidak dapat dibuktikan dan masuk kategori hoaks.
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa video tersebut menunjukkan rapat DPRD Jawa Barat membahas vasektomi sebagai syarat mendapatkan bansos adalah SALAH dan menyesatkan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Menteri Bahlil Minta PLN Menaikkan Harga Token Listrik 2026, Benarkah?
-
Cek Fakta: Link Tautan Pendaftaran Internet Rakyat Gratis 3 Bulan 100 Mbps, Benarkah?
-
Cek Fakta: Klaim Wapres Gibran Promosikan Program Motor Murah, Ternyata Penipuan!
-
Cek Fakta: Viral Klaim Akuarium Raksasa Pecah di Mall Bandung, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"