SuaraJakarta.id - Bank Mandiri kembali mencatatkan pencapaian di panggung internasional. Pada ajang 18th Annual Treasury & FX Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Alpha Southeast Asia. Bank dengan logo pita emas ini memboyong tiga penghargaan utama untuk kategori layanan treasury dan foreign exchange (FX), dalam acara yang digelar di Singapura Senin (30/6) lalu.
Pejabat Eksekutif Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi, menyatakan penghargaan ini menjadi bukti pengakuan internasional atas kualitas layanan treasury yang dikembangkan perseroan. “Penghargaan ini mencerminkan sinergi antara strategi digitalisasi dan pemahaman atas kebutuhan nasabah di tengah dinamika pasar. Kami berkomitmen memperkuat solusi FX dan treasury yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masing-masing segmen,” ujar Ari dalam keterangan resminya, Senin (14/7).
Tiga kategori penghargaan yang diraih Bank Mandiri terdiri dari Best FX Bank for Corporates and Financial Institutions, Best FX Bank for Hedging Requirements (Onshore Middle Market & SMEs), serta Best Online FX Platform. Pencapaian ini mempertegas posisi Bank Mandiri sebagai pemain utama dalam penyediaan layanan transaksi valas dan derivatif, tidak hanya bagi korporasi besar, tapi juga pelaku usaha menengah dan kecil.
Best FX Bank for Corporates and Financial Institutions menjadi simbol konsistensi Bank Mandiri selama 15 tahun berturut-turut dalam melayani kebutuhan institusi besar di pasar FX domestik. Untuk kategori Best FX Bank for Hedging Requirements, penghargaan ini diberikan atas kemampuan bank dalam menyediakan solusi lindung nilai secara komprehensif, termasuk Cross Currency Swap (CCS), Interest Rate Swap (IRS), FX Forward, dan FX Options yang dirancang untuk kebutuhan sektor domestik.
Sementara itu, penghargaan Best Online FX Platform mencerminkan keberhasilan Bank Mandiri dalam mengakselerasi pengembangan platform transaksi digital yang terintegrasi dan efisien. Salah satu wujud konkret dari inovasi ini adalah Kopra by Mandiri, ekosistem digital terintegrasi yang mempermudah nasabah korporasi dan pelaku usaha dalam mengelola kebutuhan transaksi valas, likuiditas, dan pembiayaan secara real-time.
Platform eFX dan e-trading end-to-end yang dibangun melalui Kopra mendukung transaksi yang lebih cepat, aman, serta responsif terhadap kebutuhan pasar yang dinamis. Pertumbuhan juga terlihat pada kanal digital, tercatat volume transaksi FX meningkat 32% YoY. Pencapaian ini menjadi cerminan keberhasilan strategi digital dan peningkatan aksesibilitas layanan di seluruh segmen.
Ari menegaskan, transformasi ini tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penguatan advisory dan pemahaman mendalam atas profil risiko nasabah. Menurutnya, kebutuhan lindung nilai yang semakin kompleks mendorong Bank Mandiri untuk terus menyempurnakan layanan melalui pendekatan berbasis solusi dan pemanfaatan data secara lebih strategis.
Bank berkode emiten BMRI ini turut menilai, pentingnya kolaborasi lintas unit bisnis untuk mengoptimalkan sinergi dalam pengembangan produk dan layanan treasury. Langkah ini selaras dengan aspirasi perseroan dalam memperkuat posisi sebagai mitra strategis bagi pelaku ekonomi nasional maupun global.
“Dedikasi para Mandirian menjadi elemen penting di balik pencapaian ini. Konsistensi dalam menjaga kualitas layanan dan membangun kepercayaan nasabah menjadi fondasi Bank Mandiri dalam mempertahankan kinerja unggul di tengah tantangan pasar yang terus berubah,” ungkap Ari.
Baca Juga: Akselerasi Transaksi Kartu Kredit dan Dorong Gaya Hidup Digital, Mandiri Traveloka Card Tampil Baru
Ke depan, Bank Mandiri akan terus mendorong inovasi dan memperluas cakupan layanan FX melalui penguatan infrastruktur digital dan perluasan basis nasabah. Dengan pendekatan yang responsif dan berorientasi solusi, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan serta memperkuat kontribusinya terhadap sistem keuangan nasional. ***
Berita Terkait
-
Akselerasi Transaksi Kartu Kredit dan Dorong Gaya Hidup Digital, Mandiri Traveloka Card Tampil Baru
-
Sinergi dengan ARSSI, Bank Mandiri Akselerasi Kesejahteraan Tenaga Kesehatan
-
Bank Mandiri Perkuat Energi Sinergi Dengan Dorong Ekonomi Inklusif dan Literasi Keuangan
-
Tumbuhkan Ekonomi Inklusif, Bank Mandiri Bekali 70 Usahawan Kreatif Naik Kelas di Depok
-
Bank Mandiri Borong 16 Penghargaan FinanceAsia Awards 2025: Akselerasi Komitmen Berkelanjutan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Capai Swasembada Pangan, Mas Dhito Kembali Salurkan Bantuan Alsintan & Benih Padi
-
Gerak Cepat Dittipideksus Bareskrim, Tahan Dua Petinggi PT DSI Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU
-
Cek Fakta: Benarkah AS Keluar dari NATO dan Gandeng Indonesia-Rusia?
-
Iwakum: Hari Pers Nasional Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Pengingat Kebebasan Pers
-
7 Fakta Menyentuh di Balik Bocah 8 Tahun yang Tewas Saat Jual Tisu Karena Tak Ada Nasi di Rumah