SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka pintu bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam barisan pemadam kebakaran.
Sebanyak 1.000 lowongan dibuka untuk mengisi posisi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang saat ini sangat dibutuhkan.
Kekurangan personel menjadi alasan utama di balik rekrutmen besar-besaran ini.
Saat ini, Jakarta hanya memiliki 4.000 petugas Damkar, angka yang masih jauh dari ideal untuk melindungi 276 kelurahan di ibu kota.
Idealnya, Jakarta membutuhkan sekitar 10.000 hingga 11.000 personel untuk memberikan pelayanan yang optimal.
Namun, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat pemenuhan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan 1.000 formasi tahun ini.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa rekrutmen ini terbuka untuk umum. Meski demikian, ia memberikan catatan khusus bagi para pendaftar.
"Ya tentunya prioritas utama adalah warga Jakarta. Tetapi Jakarta ini kan kota terbuka, enggak boleh kemudian membatasi siapa pun. Kalau ditanya siapa yang utama? Ya warga Jakarta," kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (11/8).
Jadwal dan Syarat Pendaftaran
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tubagus Angke: Nyalip Bus, Kepala Pria Dilindas Ban
Kesempatan untuk mendaftar menjadi pahlawan ibu kota ini dibuka selama tiga hari, mulai Selasa (12/8) hingga Kamis (14/8).
Pendaftaran akan dilaksanakan secara daring (online) melalui laman resmi yang ditunjuk di masing-masing kota administrasi Jakarta.
"Pendaftaran terbuka, karena Jakarta ini kota terbuka. Tapi soal seleksi akan dilakukan secara profesional dan transparan," ujar Pramono.
Bagi Anda yang terpanggil untuk mengabdi, berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi:
- Pendidikan minimal lulusan SLTA atau sederajat
- Tinggi badan minimal 165 cm.
- Lulus tes fisik yang akan diselenggarakan bekerja sama dengan Pangdam Jaya.
Persyaratan fisik dan mental yang prima menjadi kunci, mengingat tugas berat yang akan diemban.
Tugas Mulia Seorang Petugas Damkar
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden