SuaraJakarta.id - Komisi I DPR RI membatalkan seluruh rencana kunjungan kerja ke luar negeri.
Setelah adanya kesepakatan dari Presiden Prabowo Subianto dengan para pimpinan partai politik. Agar memoratorium kunjungan Anggota DPR RI ke luar negeri.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan bahwa sebetulnya pihaknya memiliki beberapa kunjungan ke luar negeri, termasuk ke Berlin, Jerman.
Namun semuanya ditunda karena ada keputusan tersebut.
"Pokoknya semua kunjungan kita batalkan," kaya Dave di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa 2 September 2025.
Dia mengatakan bahwa DPR RI pun memiliki kantor perwakilan di negara-negara lain dan negara asing pun memiliki kantor perwakilannya di Indonesia.
Maka, dia menilai moratorium itu tidak akan menjadi hambatan bagi Komisi I DPR RI dalam tugas-tugas luar negeri.
"Kita ini harus mendengar aspirasi rakyat, kalau memang aspirasi seperti apa, ya kita harus ikuti karena kita kan perwakilan dari pada rakyat. Kita di sini mewakili masyarakat jadi itu yang harus kita perjuangkan," katanya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto, dalam pernyataan bersama ketua umum partai politik di parlemen, bersepakat menghapus besaran tunjangan anggota DPR RI serta menerapkan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.
Baca Juga: Wacana LPG 3 Kg Pakai NIK: Puan Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat
Hal itu disampaikan Kepala Negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8) sebagai respons atas aspirasi publik terkait dinamika demonstrasi di berbagai daerah.
"Beberapa kebijakan DPR RI sudah disepakati untuk dicabut, termasuk besaran tunjangan anggota DPR RI dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah China Resmi Tutup Pintu untuk Wisatawan Israel?
-
Ultraverse Festival 2026 Satukan Musik Tanpa Jarak dengan Layanan XL Ultra 5G+
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya
-
Waspada Tanah Longsor Januari 2026, Ini Daftar Kecamatan Rawan di DKI Jakarta
-
Cek Fakta: Benarkah Video Mobil Tersambar Petir di Jalan Tol?