- KPP dirancang untuk membantu pelaku usaha di sektor perumahan, baik pengembang maupun penyedia material bangunan, dalam memperoleh kredit modal kerja dan investasi.
- Skema pembiayaan yang ditawarkan pun lebih mudah diakses dan disertai subsidi bunga dari pemerintah.
- Program Kredit Program Perumahan (KPP) diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama peningkatan produktivitas sektor perumahan.
SuaraJakarta.id - Pemerintah terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor perumahan melalui program Kredit Program Perumahan (KPP).
Program ini menjadi bagian dari kebijakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional lewat dukungan pembiayaan yang lebih inklusif.
KPP dirancang untuk membantu pelaku usaha di sektor perumahan, baik pengembang maupun penyedia material bangunan, dalam memperoleh kredit modal kerja dan investasi.
Skema pembiayaan yang ditawarkan pun lebih mudah diakses dan disertai subsidi bunga dari pemerintah.
Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda D.W.K, mengatakan, program ini merupakan momentum penting bagi dunia usaha untuk turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.
"Mudah-mudahan dengan adanya program ini, sosialisasi ini kita juga lebih bisa mengerti. Memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun lebih cepat lagi properti untuk percepatan ekonomi Indonesia," ujar Miranda, kepada wartawan, Rabu (5/11/2025).
Direktur Retail Banking Selvi Hutomo menegaskan, pihaknya siap menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas melalui penyaluran KPP.
Ia menyebut, kolaborasi antara lembaga keuangan dan pelaku usaha di sektor perumahan akan menciptakan efek berganda terhadap perekonomian nasional.
“Kami bangga selaku salah satu bank swasta bisa ikut menyalurkan. Nah mudah-mudahan aja dengan niat dari pemerintah untuk membuat UMKM naik kelas melalui kami, kami bisa melakukannya dengan baik,” kata Selvi.
Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Energi Sinergi Dengan Dorong Ekonomi Inklusif dan Literasi Keuangan
Associate Director Elvin Halim menuturkan, KPP mencakup dua kategori penerima manfaat, yaitu dari sisi supply dan demand.
“Untuk sisi supply, itu untuk developer, kontraktor, dan toko bangunan. Tentunya juga untuk sisi demand, itu untuk UMKM di mana kebutuhannya untuk modal kerja dan investasi,” kata Elvin.
Elvin menambahkan, plafon kredit untuk sisi supply berkisar antara Rp500 juta hingga Rp500 miliar, sedangkan untuk demand mulai dari Rp10 juta sampai Rp500 juta. “Skema pembiayaannya fleksibel dan disertai subsidi bunga dari pemerintah,” ujarnya.
Melalui sosialisasi program ini, pihaknya berharap dapat memperluas akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi seluruh pelaku usaha di rantai industri perumahan.
“Kami berharap sosialisasi program KPP atau kredit program perumahan ini dapat memberikan solusi pembiayaan mudah baik secara supply maupun demand untuk mendukung kegiatan usaha pelaku UMKM dan pelaku bisnis lainnya,” ucap Elvin.
Program Kredit Program Perumahan (KPP) diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama peningkatan produktivitas sektor perumahan, penciptaan lapangan kerja baru, dan penguatan daya saing ekonomi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Aryaduta Menteng Gandeng Chef William Wongso di Ramadan Tahun Ini
-
Cek Fakta: Tautan Penghapusan Utang Pinjol dari OJK yang Viral, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
-
Amalan Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan Ulama, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya
-
Jangan Terlewat Malam Nisfu Syaban, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan untuk Rezeki, Jodoh dan Kesehatan