-
Konsumen memiliki hak mutlak menolak galon air minum yang terlihat kusam, buram, atau tua. Hal ini penting untuk memastikan kualitas kemasan sebanding dengan harga yang dibayarkan oleh seluruh masyarakat.
-
Galon "manula" atau berusia tua sangat berbahaya karena degradasi plastik polikarbonat berisiko melepaskan zat kimia. Masyarakat diimbau selalu memeriksa kode produksi guna menghindari kemasan yang sudah digunakan selama puluhan tahun.
-
KKI dan BPKN telah menyediakan kanal pengaduan resmi bagi konsumen yang merasa dirugikan oleh distributor nakal. Pelaporan ini bertujuan menekan produsen agar lebih ketat dalam melakukan kontrol kualitas kemasan.
Sementara itu, BPKN RI turun tangan dengan menyediakan jalur cepat bagi konsumen yang merasa dirugikan atau dipaksa menerima galon tak layak. Anggota BPKN, Fitrah Bukhari, memberikan instruksi jelas.
“Kalau misalnya nanti dikasih galon sama penjualnya galon yang ‘manula’ begitu, bisa mengajukan juga ke BPKN di call center 08153 153 153,” ujarnya.
Langkah pelaporan ini penting untuk memberikan efek jera bagi distributor nakal dan menekan produsen agar lebih ketat dalam melakukan quality control.
“Jika ada penolakan-penolakan seperti tadi itu bisa mengadukan juga ke BPKN di kanal resminya,” tegas Fitrah.
Tag
Berita Terkait
-
Investigasi KKI Temukan Galon Usia 13 Tahun Masih Beredar di Jabodetabek
-
5 Jebakan Psikologis Beli Sekarang Bayar Nanti yang Bikin Boros
-
Air Galon Disalahkan, Padahal Ini Pemicu Infertilitas yang Sesungguhnya
-
Di Balik Isu BPA: Mengapa Galon Guna Ulang Tetap Layak Dipercaya
-
Isu BPA di Galon Air Dipatahkan: Pakar Pastikan Aman untuk Semua, Termasuk Ibu Hamil
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up
-
Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan
-
Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU