- Sebuah unggahan viral mengklaim Yaqut Cholil Qoumas meminta KPK memeriksa Presiden Jokowi terkait uang kuota haji.
- Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada pernyataan resmi Yaqut yang mendukung klaim tersebut dari sumber kredibel.
- Kesimpulannya, klaim viral tersebut adalah hoaks karena tidak didukung oleh bukti atau liputan media arus utama.
SuaraJakarta.id - Sebuah unggahan yang viral di media sosial mengklaim bahwa mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas dugaan penerimaan uang kuota haji.
Unggahan itu tampak seperti artikel berita dengan judul provokatif dan bahasa yang seolah berasal dari sumber resmi.
narasinya:
Beredar di media sosial postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta Ketua KPK memeriksa Jokowi karena menerima uang kuota haji. Postingan itu beredar sejak akhir pekan ini. Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Januari 2025. Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul: "Yaqut Cholil Qiemas Meminta Kepada Ketua KPK Periksa Juga Jokowi Dia Memberi Perintah dan Menerima Juga Uang Kuota Haji" Lalu benarkah postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta Ketua KPK memeriksa Jokowi karena menerima uang kuota haji?
Namun sebelum Anda mempercayai atau bahkan ikut menyebarkannya, penting untuk membaca hasil cek fakta yang sebenarnya, karena klaim ini ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan yang ramai dibagikan menyatakan bahwa:
“Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta KPK untuk memeriksa Presiden Jokowi terkait tuduhan menerima uang kuota haji.”
Narasi ini disertai seolah-olah kutipan pernyataan resmi Yaqut dan dipadukan dengan foto kepala negara untuk memberi kesan kuat seolah hal tersebut benar terjadi.
Hasil Penelusuran Fakta
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri klaim tersebut dan menemukan hal berikut:
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan OTT Pegawai Pajak Jakut, Pajak Rp59 Miliar Diduga Diatur
1. Tidak ada pernyataan resmi dari Yaqut Cholil Qoumas yang menyatakan meminta KPK memeriksa Presiden Jokowi atas dugaan penerimaan uang kuota haji.
2. Tidak ada kutipan pidato, wawancara, atau pernyataan pers dari Menag yang mendukung klaim tersebut.
3. Media arus utama kredibel seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, dan CNN Indonesia tidak pernah melaporkan peristiwa atau pernyataan semacam itu.
4. Unggahan viral ini hanya berisi teks yang dibuat tanpa sumber resmi, tidak mencantumkan rujukan, dan cenderung berasal dari akun tidak terverifikasi.
Dengan demikian, klaim yang beredar tidak berdasar fakta yang dapat diverifikasi.
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa Yaqut Cholil Qoumas meminta KPK memeriksa Presiden Jokowi terkait penerimaan uang kuota haji adalah SALAH dan menyesatkan.
Pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan oleh Menag, tidak dilaporkan oleh media besar, dan tidak didukung oleh sumber resmi manapun.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Informasi seperti ini bisa:
Berita Terkait
-
7 Fakta Mengejutkan OTT Pegawai Pajak Jakut, Pajak Rp59 Miliar Diduga Diatur
-
Cek Fakta: Klaim Purbaya Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat, Ini Faktanya
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
-
Cek Fakta: Viral Menag RI Sebut Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: Klaim Presiden Sementara Venezuela Tegaskan Bakal Lawan AS, Ini Faktanya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa