-
Tren gorpcore mulai kehilangan dominasi setelah Salomon tidak lagi menjadi satu-satunya simbol gaya fungsional anak muda.
-
Gaya baru seperti retro skate, quiet outdoor, sepatu bulky non-trail, dan thrift–DIY mulai menggantikan arah fashion lama.
-
Fashion kini memasuki era pasca-tren yang menekankan kebebasan berekspresi dibanding kepatuhan pada satu aliran gaya.
SuaraJakarta.id - Tren gorpcore yang identik dengan sepatu trail, jaket teknis, dan nuansa outdoor, perlahan mulai kehilangan dominasinya. Setelah bertahun-tahun Salomon menjadi simbol utama gaya fungsional anak muda urban, kini arah fashion bergerak ke fase baru.
Bukan berarti gorpcore benar-benar hilang, tetapi ia tak lagi menjadi satu-satunya acuan. Berikut 5 tren fashion yang mulai menggantikan gorpcore dan kini banyak dilirik sebagai gaya baru setelah Salomon.
1. Retro Skate Revival
Gaya skate era 1990-an hingga awal 2000-an kembali naik daun. Ciri utamanya adalah sepatu bersiluet tebal, celana baggy, serta kaus longgar yang terlihat santai tapi berkarakter.
Model seperti Vans Knu Skool, DC Shoes, hingga Osiris menjadi simbol perlawanan terhadap tren sepatu ramping. Estetika ini memberi kesan rebel, kasual, dan anti-formal—sangat cocok dengan semangat generasi muda saat ini.
2. Quiet Outdoor Style
Berbeda dari gorpcore yang sangat teknis dan mencolok, quiet outdoor menawarkan pendekatan lebih tenang. Siluet tetap fungsional, namun desainnya lebih bersih dan mudah dipadukan dengan pakaian sehari-hari.
Jaket ringan, sepatu bernuansa hiking minimal, dan warna netral menjadi ciri utama. Gaya ini cocok bagi mereka yang ingin kenyamanan tanpa terlihat “siap naik gunung”.
3. Sepatu Bulky Non-Trail
Jika dulu sepatu tebal identik dengan fungsi outdoor, kini siluet bulky hadir tanpa embel-embel teknis. Fokusnya ada pada bentuk, volume, dan statement visual.
Sepatu jenis ini sering dipadukan dengan jeans longgar atau cargo pants, menciptakan tampilan streetwear yang kuat tanpa harus terlihat atletik.
4. Thrift & DIY Aesthetic
Tren ini tumbuh seiring kejenuhan terhadap produk massal. Anak muda mulai melirik pakaian bekas, custom outfit, dan item hasil modifikasi sebagai bentuk ekspresi diri.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Prabowo Ingin Jadikan Purbaya sebagai Presiden Tahun Depan?
Alih-alih mengikuti tren global, gaya ini menekankan keunikan personal. Tak ada dua tampilan yang benar-benar sama, dan justru di situlah nilai estetikanya.
5. Mix-and-Match Bebas Tren
Inilah ciri utama fashion pasca-gorpcore: tak ada aturan baku. Sepatu outdoor bisa dipadukan dengan celana formal, sementara sepatu skate bisa masuk ke gaya semi-rapi.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa tren besar mulai digantikan oleh kebebasan individu. Gaya bukan lagi soal patuh, melainkan eksplorasi.
Fase ini diperkirakan sebagai post-trend fashion—era ketika satu tren besar cepat muncul, lalu digantikan oleh banyak gaya kecil yang hidup berdampingan.
Gorpcore, termasuk Salomon, telah menyelesaikan perannya. Kini fashion bergerak ke arah yang lebih cair, personal, dan sulit diberi label.
Kesimpulannya, setelah Salomon, fashion tak mencari pengganti tunggal. Yang hadir adalah beragam pilihan gaya dan kebebasan untuk memilih mana yang paling merepresentasikan diri.
Tag
Berita Terkait
-
Dulu Dibilang Terlalu Besar, Kini Jadi Rebutan: Vans Knu Skool Bangkit Lagi
-
Tren Fashion Lebaran 2026: Gamis Rompi Lepas Bikin Tanah Abang Kembali Padat
-
7 Sepatu Lokal Indie Keren untuk Gaya Anti Mainstream, Nomor 4 Paling Susah Didapat
-
5 Alasan Salomon XT 6 Jadi Grail Baru Anak Jakarta di 2025, Harga dan Hype Makin Naik
-
5 Alasan Sandal Karet Tetap Jadi Pilihan, Solusi agar Kaki Nyaman Melangkah Tanpa Pegal
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa