- Generasi Z cenderung mengurangi tradisi open house Lebaran karena alasan kelelahan fisik dan kebutuhan privasi.
- Sebagian Gen Z memilih pertemuan yang lebih intim atau sistem janji temu agar interaksi lebih berkualitas dan nyaman.
- Pergeseran praktik Lebaran ini menunjukkan adaptasi nilai kebersamaan menuju interaksi yang lebih efisien dan personal.
SuaraJakarta.id - Pintu rumah dulu nyaris tak pernah benar-benar tertutup saat Lebaran. Siapa saja boleh datang, dari tetangga hingga kenalan jauh. Ruang tamu ramai, dapur tak berhenti mengepul, dan tuan rumah siap menyambut tamu seharian.
Kini, kalimat baru mulai sering terdengar seperti “Maaf ya, tahun ini nggak open house.”
Bukan tanpa alasan. Bagi sebagian Gen Z, Lebaran tetap penting tapi tidak harus dirayakan dengan rumah terbuka sepanjang hari.
Alya (24), karyawan swasta di Jakarta, mengaku sengaja tidak mengadakan open house tahun ini. “Capek banget sebenarnya kalau harus siapin semuanya dari pagi sampai malam. Belum lagi tamu datang terus,” katanya.
Ia memilih merayakan Lebaran hanya bersama keluarga inti, lalu bertemu teman atau kerabat terdekat di waktu yang sudah diatur. “Lebih enak, lebih berkualitas. Bisa benar-benar ngobrol, bukan cuma salaman lalu lewat,” ujarnya.
Fenomena ini bukan sekadar soal kelelahan fisik. Ada perubahan cara pandang.
Bagi banyak Gen Z, privasi dan kenyamanan personal kini jadi hal yang lebih dijaga. Rumah bukan lagi ruang publik saat Lebaran, melainkan tempat untuk recharge bersama orang-orang terkasih.
“Kadang kita juga butuh istirahat. Lebaran itu bukan cuma melayani tamu,” kata Dimas (26).
Menurutnya, konsep open house seharian terasa terlalu menguras energi, apalagi di tengah ritme hidup yang sudah padat.
Baca Juga: Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
Fenomena ini mungkin sebagai bentuk adaptasi zaman. Dulu, open house adalah simbol keterbukaan dan kebersamaan. Sekarang, nilai itu tetap ada, tapi cara mengekspresikannya berbeda.
Generasi muda cenderung memilih interaksi yang lebih intim dibandingkan yang bersifat massal.
Alih-alih membuka rumah seharian, banyak Gen Z kini memilih sistem “by appointment”. Ada yang janjian datang di waktu tertentu, ada juga yang mengganti dengan video call atau sekadar kirim pesan.
Cara ini dianggap lebih efisien sekaligus tetap menjaga hubungan.
Meski begitu, tidak semua setuju. Sebagian masyarakat masih memegang teguh tradisi open house sebagai bagian penting Lebaran.
Bagi mereka, keterbukaan rumah adalah simbol kehangatan yang tidak tergantikan.
Berita Terkait
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar
-
Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
-
Doa Idulfitri yang Dianjurkan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Serta Maknanya Selain 'Minal Aidin'
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok