- Pengeluaran Lebaran besar seperti THR dan mudik sering menyebabkan saldo menipis dan memicu fase pemulihan finansial.
- Pemulihan finansial dapat dilakukan melalui tujuh langkah, termasuk evaluasi pengeluaran dan memprioritaskan kebutuhan esensial.
- Kesalahan umum setelah Lebaran adalah mengandalkan utang konsumtif dan *paylater* yang memperpanjang kesulitan keuangan.
SuaraJakarta.id - Euforia Lebaran memang selalu datang dengan dua sisi. Di satu sisi penuh kebahagiaan seperti silaturahmi, berbagi, dan momen keluarga. Di sisi lain, banyak yang mulai merasakan efeknya di akhir bulan seperti dompet terasa “ringan”, dan notifikasi rekening mulai bikin waswas setelah lebaran.
Fenomena ini bukan hal baru. Setelah pengeluaran besar untuk THR keluarga, mudik, hingga belanja kebutuhan Lebaran, fase “pemulihan finansial” menjadi kenyataan yang harus dihadapi banyak orang.
Kabar baiknya, kondisi ini bisa diatasi—asal tahu langkah yang tepat.
Pengeluaran saat Lebaran sering kali tidak terasa karena dilakukan bertahap. Mulai dari beli tiket, bagi-bagi uang, belanja makanan, hingga kebutuhan mendadak.
Tanpa disadari, totalnya bisa jauh lebih besar dari rencana awal.
Ditambah lagi, banyak orang belum langsung kembali ke ritme keuangan normal setelah libur panjang. 7 Langkah “Pemulihan” Finansial yang Bisa Langsung Dilakukan
1. Evaluasi Pengeluaran Tanpa Menyalahkan Diri Sendiri
Langkah pertama bukan panik, tapi sadar. Catat pengeluaran selama Lebaran agar tahu ke mana uangmu pergi.
2. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
Baca Juga: Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
Di akhir bulan, fokus pada hal yang benar-benar penting seperti makan, transportasi, dan tagihan.
3. Tunda Belanja Impulsif
Godaan diskon setelah Lebaran sering jadi jebakan. Jika tidak mendesak, tahan dulu.
4. Manfaatkan Sisa Bahan Makanan
Masih ada stok kue atau makanan Lebaran? Maksimalkan. Ini bisa menghemat pengeluaran harian.
5. Gunakan Transportasi Lebih Efisien
Tag
Berita Terkait
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar
-
Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
-
Tips Hemat Belanja Ramadan dan Lebaran, Maksimalkan Promo Menarik dari BRI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
-
Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi